Kamis, 8 Oktober 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Wagub Taj Yasin Tegaskan Komitmen Jateng Sukseskan Penerapan Single Identity Number

Indospektrum by Indospektrum
9 September 2026
in Indeks, News
0
Share on FacebookShare on Twitter
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI di Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung penuh penguatan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Single Identity Number atau identitas tunggal. Penerapan sistem ini diharapkan membuat masyarakat tidak perlu berulang kali menyerahkan fotokopi KTP ketika mengakses berbagai layanan publik.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat saat mewakili Gubernur Ahmad Luthfi menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI dalam rangka penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, di Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Rabu, 9 September 2026.

Taj Yasin mengatakan, identitas tunggal diperlukan untuk mengintegrasikan berbagai layanan sekaligus menghilangkan data yang berulang. Integrasi tersebut juga menjadi fondasi untuk membangun tata kelola pemerintahan dan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

“Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sangat mendukung Single Identity Number (SIN). Adanya identitas tunggal untuk mengintegrasikan berbagai layanan publik dan mengeliminasi redundansi data,” kata dia.

Dibeberkan dia, Indonesia sebenarnya telah memiliki fondasi menuju penerapan identitas tunggal melalui NIK, Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) terpusat, KTP elektronik, biometrik, dan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Namun, penerapannya masih perlu diperkuat, terutama dari sisi infrastruktur dan jaringan, kompetensi sumber daya manusia, keterhubungan antarsistem, serta kualitas dan pemutakhiran data.

Apalagi, Jawa Tengah sendiri memiliki basis data kependudukan yang besar. Berdasarkan Data Konsolidasi Bersih (DKB) semester pertama 2026, jumlah penduduk Jateng mencapai 38,7 juta jiwa. Jumlah tersebut menempatkan Jawa Tengah sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di Indonesia setelah Jawa Barat dan Jawa Timur.

Dari jumlah tersebut, perekaman KTP elektronik di Jawa Tengah hingga 31 Agustus 2026 telah mencapai 29,2 juta atau 99,01 persen. Pencetakan KTP elektronik mencapai 29,1 juta atau 98,82 persen.

Meski perekaman KTP elektronik sudah mendekati 100 persen, penggunaan identitas kependudukan digital masih perlu diperluas. Kepemilikan IKD di Jawa Tengah baru mencapai 3,1 juta atau 10,67 persen.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu mengatakan, transformasi menuju layanan administrasi kependudukan digital harus dilakukan secara bertahap agar tidak justru menyulitkan masyarakat. Pemerintah juga perlu menyiapkan sistem cadangan untuk mengantisipasi gangguan jaringan maupun teknologi.

“Prinsipnya adalah jelas bahwa IKD harus mempermudah, bukan menjadi penghambat, terutama dalam masa transisi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi II DPR RI Wahyudin Noor Aly mengatakan, penguatan administrasi kependudukan diperlukan karena data penduduk yang digunakan berbagai lembaga saat ini masih belum sepenuhnya seragam.

Menurut dia, perbedaan data antara Kemendagri, BPS, data sensus, dan sumber lainnya menimbulkan kebutuhan untuk melakukan verifikasi serta pemutakhiran secara berulang.
Persoalan tersebut juga berdampak pada penyelenggaraan pemilu.

Setiap pemilu, lanjut dia, data pemilih harus kembali dimutakhirkan dan diverifikasi untuk memastikan daftar pemilih sesuai dengan kondisi penduduk. Proses tersebut membutuhkan sumber daya dan biaya yang tidak sedikit.

“Ketika kita butuh data untuk pemilu, kita masih harus melakukan verifikasi jumlah pemilih, ada pemutakhiran data. Itu tentunya biayanya sangat mahal,” kata Wahyudin.

Karena itu, menurut Wahyudin, penerapan Single Identity Number dapat menjadi salah satu jalan untuk membangun data kependudukan yang lebih terintegrasi. Data yang sudah dimiliki pemerintah dapat digunakan lintas layanan tanpa masyarakat harus berulang kali memberikan dokumen yang sama.

Ia mencontohkan, ke depan masyarakat tidak perlu lagi menyerahkan fotokopi KTP untuk berbagai kebutuhan seperti mengurus BPJS, pendidikan, maupun layanan perbankan.

Komisi II DPR RI saat ini tengah menghimpun masukan pemerintah daerah sebagai bagian dari penyusunan RUU Administrasi Kependudukan. Selain penguatan identitas tunggal, pembahasan juga mencakup pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah serta penguatan tata kelola data kependudukan.

Tags: Ahmad LuthfiGubernur Jawa TengahNIKNomor Induk KependudukanSingle Identity NumberTaj YasinWakil Gubernur Jawa Tengah
Previous Post

Fakultas Psikologi UMS Perkuat Pendampingan Keluarga Anak Berkebutuhan Khusus lewat Family Futures Planning

Next Post

Dosen UMS: Islam Tegaskan Pentingnya Siapkan Generasi Mandiri secara Finansial

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Warga Desa Alasombo, Sukoharjo antusias mengikuti edukasi soal layanan kesehatan dan bantuan sosial dari pemerintah. Foto : Ist.
Indeks

Kesmas UMS Edukasi Warga Desa Alasombo Soal Layanan Kesehatan dan Bantuan Sosial Pemerintah

by Indospektrum
7 Oktober 2026
Kaprodi Pendidikan Profesi Dietisien FIK UMS, Dr Dwi Sarbini SST M.Kes dan Wakil Ketua DPD PERSAGI Jawa Tengah, Florentinus Nurtitus S.SiT M.Gz RD memberikan pengarahan. Foto : Ist.
Indeks

Sebanyak 42 Dietisien Baru UMS Siap Mengabdi Perbaiki Gizi Masyarakat

by Indospektrum
7 Oktober 2026
Archfest 2026 di Pura Mangkunegaran, pameran sinergi tiga entitas Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr). Foto : Ist.
Indeks

Tiga Elemen Arsitektur Gelar Archfest 2026 di Pura Mangkunegaran

by Indospektrum
7 Oktober 2026
Pembahasan Program Gentengisasi dalam rapat bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di ruang kerjanya, Rabu (7/10/2026). Program tersebut rencananya akan diluncurkan pada akhir November 2026. Foto : Ist.
Indeks

Kebutuhan Program Gentengisasi Jateng Diprediksi Capai 1,1 Juta Keping

by Indospektrum
7 Oktober 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin mengunjungi gerai produk UMKM dari Jawa Tengah. Foto : Ist.
Ekonomi

Sebanyak 72 UMKM Jateng Ikuti Ajang Inacraft 2026 di JICC

by Indospektrum
7 Oktober 2026
Next Post
Dosen FAI UMS, Dr. Hakimuddin Salim, Lc., M.A. Foto: Ist.

Dosen UMS: Islam Tegaskan Pentingnya Siapkan Generasi Mandiri secara Finansial

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Warga Desa Alasombo, Sukoharjo antusias mengikuti edukasi soal layanan kesehatan dan bantuan sosial dari pemerintah. Foto : Ist.
Indeks

Kesmas UMS Edukasi Warga Desa Alasombo Soal Layanan Kesehatan dan Bantuan Sosial Pemerintah

7 Oktober 2026
Kaprodi Pendidikan Profesi Dietisien FIK UMS, Dr Dwi Sarbini SST M.Kes dan Wakil Ketua DPD PERSAGI Jawa Tengah, Florentinus Nurtitus S.SiT M.Gz RD memberikan pengarahan. Foto : Ist.
Indeks

Sebanyak 42 Dietisien Baru UMS Siap Mengabdi Perbaiki Gizi Masyarakat

7 Oktober 2026
Archfest 2026 di Pura Mangkunegaran, pameran sinergi tiga entitas Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr). Foto : Ist.
Indeks

Tiga Elemen Arsitektur Gelar Archfest 2026 di Pura Mangkunegaran

7 Oktober 2026
Pembahasan Program Gentengisasi dalam rapat bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di ruang kerjanya, Rabu (7/10/2026). Program tersebut rencananya akan diluncurkan pada akhir November 2026. Foto : Ist.
Indeks

Kebutuhan Program Gentengisasi Jateng Diprediksi Capai 1,1 Juta Keping

7 Oktober 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin mengunjungi gerai produk UMKM dari Jawa Tengah. Foto : Ist.
Ekonomi

Sebanyak 72 UMKM Jateng Ikuti Ajang Inacraft 2026 di JICC

7 Oktober 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi minta semua sekolah diwilayahnya tingkatkan pengawasan untuk mencegah kasus bullying terus terjadi. Foto : Ist.
Indeks

Ahmad Luthfi Minta Sekolah Tingkatkan Pengawasan untuk Cegah Kasus Perundungan Terus Berulang

7 Oktober 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum