Minggu, 28 Juni 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Wagub Taj Yasin Mulai Hitung Dampak Kerusakan Infrastruktur Pasca Banjir di Wilayah Pantura

Indospektrum by Indospektrum
22 Januari 2026
in Indeks, News
0
Share on FacebookShare on Twitter
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen soal penanganan pasca bencana. Foto : Ist.

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai memetakan dampak pasca bencana, termasuk menghitung kerusakan infrastruktur di jalur Pantura yang menjadi urat nadi perekonomian.

“Banjir di Jawa Tengah memang sampai saat ini belum selesai semuanya. Untuk penanganan pasca bencana, kami baru mulai menghitung dan memetakan,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, usai menerima kunjungan kerja spesifik Komisi VIII DPR RI di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis, (22/1/2026).

Menurutnya, jalur utama Pantura dari Kabupaten Rembang hingga Kota Semarang menjadi perhatian utama. Kerusakan tidak hanya terjadi di jalan nasional, tetapi juga di jalan kabupaten dan provinsi akibat tingginya intensitas kendaraan yang melintas saat banjir.

“Kami sampaikan ke pemerintah pusat, jalur Pantura dari Rembang sampai Semarang itu belum kita hitung semuanya. Belum lagi dari Semarang ke arah barat,” jelasnya.

Pemprov Jateng juga tengah menyiapkan pengajuan anggaran, termasuk untuk pembangunan dan peninggian tanggul sebagai langkah pencegahan agar banjir tidak terulang tahun depan.

Di wilayah Pati, Taj Yasin memastikan tidak ada tanggul yang jebol. Menurutnya, banjir terjadi akibat limpasan debit air yang sangat tinggi. “Kalau limpasan, berarti debit airnya tinggi. Ini artinya perlu peninggian tanggul atau normalisasi sungai,” katanya.

Tantangan semakin berat karena banjir terjadi bersamaan dengan musim rob, sehingga pembuangan air menjadi lebih sulit. Di Kota Pekalongan, Pemprov Jateng menilai pembangunan bendungan karet di Sungai Bremi menjadi kebutuhan mendesak meski membutuhkan anggaran besar.

Hal serupa direncanakan di wilayah hilir Kabupaten Pati. Namun, Taj Yasin menegaskan pemasangan infrastruktur pengendali banjir harus melalui dialog dengan masyarakat, khususnya nelayan di sekitar Sungai Juwana.

“Kalau dipasang tanggul karet, kapal nelayan bisa tidak masuk. Ini tidak boleh langsung dipasang begitu saja, harus kita diskusikan dan libatkan masyarakat,” tegasnya.

Pemprov Jateng bersama BNPB telah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Wilayah Pantura, termasuk Pati dan Pekalongan untuk penanganan darurat. OMC telah berjalan sejak 15 Januari dan diperpanjang hingga 24 Januari, sambil menunggu perkembangan cuaca dari BMKG.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penangguhan, mengungkapkan banjir masih terjadi di Kabupaten Pati, Kudus dan Pekalongan. Kerugian yang ditimbulkan cukup banyak.

“Satu rumah yang terkena banjir minimal kerugiannya Rp2 juta. Kalau ada 1.000 rumah, tinggal dikalikan saja. Itu baru aset masyarakat, belum sawah, infrastruktur, fasos dan fasum,” ujarnya.

Dalam situasi ini, BPBD menegaskan prioritas utama tetap keselamatan warga. Evakuasi terus dilakukan bersama TNI, Polri, relawan, dengan fokus pada kelompok rentan. Kebutuhan dasar pengungsi juga dipastikan terpenuhi tanpa menggunakan tenda.

“Pengungsian semua memakai bangunan fasos dan fasum, seperti sekolah, masjid dan aula. Pangan disupport Kemensos, Dinsos, PMI, Baznas dan masyarakat. Luar biasa,” kata Bergas.

Ia berharap ke depan pembangunan infrastruktur di Jawa Tengah benar-benar dirancang tangguh terhadap bencana. Selain itu, masyarakat juga diimbau lebih siap menghadapi cuaca ekstrem dengan memahami jalur dan lokasi evakuasi sejak dini.

“Kalau ada cuaca ekstrem, segera menginformasikan dan sudah punya rencana ke mana harus mengungsi. Supaya tidak gagap saat bencana datang,” pungkasnya.

Tags: bencana banjirpanturapenanganan banjirWagub Jateng Taj Yasin Maimoen
Previous Post

Ahmad Luthfi Berharap Pembukaan Rute Internasional Dongkrak Investasi Jawa Tengah

Next Post

Dekranasda Jateng Siapkan Event Spesial Menyambut Bulan Ramadan

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Ahmad Luthfi membuka kejuaraan Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open Tournament 2026 di GOR Jatidiri Semarang pada 26–28 Juni 2026. Foto: Ist.
Indeks

Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open 2026: 2.935 Atlet Adu Kemampuan di GOR Jatidiri

by Indospektrum
27 Juni 2026
Indeks

Mahasiswa KKN Internasional UMS Ajak Anak-anak SB Banting Belajar Sains Lewat Pembuatan Es Krim

by Indospektrum
27 Juni 2026
Gubernur Ahmad Luthfi saat acara Penandatanganan Surat Dukungan Asta Cita Presiden RI yang diprakarsai DPP Papdesi di Koperasi Desa Merah Putih Bergas Kidul, Kabupaten Semarang, Sabtu 27 Juni 2026. Foto: Ist.
Indeks

Ahmad Luthfi Dorong Desa Jadi Pemasok Utama Program MBG di Jateng

by Indospektrum
27 Juni 2026
Dosen FAI UMS, Dr. Imron Rosyadi, M.Ag. Foto: Ist.
Gagasan

Dosen FAI UMS Jelaskan Pandangan Muhammadiyah Mengenai Polemik Cadar bagi Muslimah

by Indospektrum
27 Juni 2026
Suasana malam pembukaan Jateng Fair 2026 di PRPP Semarang, Jumat 26 Juni 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

Targetkan 150 Ribu Pengunjung, Jateng Fair 2026 Resmi Dimulai

by Indospektrum
27 Juni 2026
Next Post
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin dan Ketua Dekranasda Jateng Nawal Arafah Yasin di Ruang Kerja Wagub, Kamis (22/1/2026),  Foto : Ist.

Dekranasda Jateng Siapkan Event Spesial Menyambut Bulan Ramadan

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Ahmad Luthfi membuka kejuaraan Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open Tournament 2026 di GOR Jatidiri Semarang pada 26–28 Juni 2026. Foto: Ist.
Indeks

Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open 2026: 2.935 Atlet Adu Kemampuan di GOR Jatidiri

27 Juni 2026
Indeks

Mahasiswa KKN Internasional UMS Ajak Anak-anak SB Banting Belajar Sains Lewat Pembuatan Es Krim

27 Juni 2026
Gubernur Ahmad Luthfi saat acara Penandatanganan Surat Dukungan Asta Cita Presiden RI yang diprakarsai DPP Papdesi di Koperasi Desa Merah Putih Bergas Kidul, Kabupaten Semarang, Sabtu 27 Juni 2026. Foto: Ist.
Indeks

Ahmad Luthfi Dorong Desa Jadi Pemasok Utama Program MBG di Jateng

27 Juni 2026
Dosen FAI UMS, Dr. Imron Rosyadi, M.Ag. Foto: Ist.
Gagasan

Dosen FAI UMS Jelaskan Pandangan Muhammadiyah Mengenai Polemik Cadar bagi Muslimah

27 Juni 2026
Suasana malam pembukaan Jateng Fair 2026 di PRPP Semarang, Jumat 26 Juni 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

Targetkan 150 Ribu Pengunjung, Jateng Fair 2026 Resmi Dimulai

27 Juni 2026
Gubernur Ahmad Luthfi membuka Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang, Jumat 26 Juni 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

Ahmad Luthfi Resmi Buka Jateng Fair 2026: Ajang Transformasi dan Inovasi Jawa Tengah

27 Juni 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum