Categories: IndeksPendidikan

Dukung Transformasi Digital, UMS Luncurkan MyUjian dan Sistem Pengukuran OBE Progresif

Suasana Launching & Sosialisasi Sistem MyUjian dan Pengukuran Capaian Pembelajaran di Auditorium M. Djazman Kampus 1, Kamis (9/4/2026). Foto: Ist.

SOLO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran resmi meluncurkan sistem MyUjian dan pengukuran capaian pembelajaran berbasis Outcome Based Education (OBE). Acara berlangsung Kamis (9/4/2026) bertempat di Auditorium M. Djazman Kampus 1.

Langkah itu sebagai upaya memperkuat mutu akademik dan menjawab tuntutan akreditasi. Kegiatan diikuti 86 peserta terdiri atas pimpinan program studi dan unit penjaminan mutu di lingkungan sivitas akademika UMS. Peluncuran ini menjadi langkah strategis UMS dalam mendorong transformasi digital yang progresif dan berkelanjutan di bidang pendidikan.

Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran, Koesoemo Ratih., M.Hum., Ph.D, menegaskan bahwa sistem ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan riil evaluasi pembelajaran sekaligus tuntutan akreditasi yang semakin ketat.

“Digitalisasi kini semakin berkembang, MyUjian hadir untuk mendukung mutu pembelajaran kita bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejak 2021 pihaknya terus mengembangkan berbagai sistem pembelajaran hingga kini terintegrasi, termasuk MyUjian dan fitur pengukuran CPL serta Program Educational Objectives (PEO).

Menurut Ratih, pengembangan sistem ini tidak hanya bersifat pragmatis sebagai bukti fisik akreditasi, tetapi juga mengarah pada implementasi penuh kerangka OBE. Selama ini, pengukuran capaian pembelajaran kerap dilakukan secara manual, namun kini harus berbasis sistem.

“Kalau tidak pakai sistem, tidak lagi dianggap valid. Maka kami hadirkan MyUjian dan pengukuran CPL untuk menjawab itu,” jelasnya.

Sistem MyUjian sendiri merupakan platform ujian berbasis Computer Based Test (CBT) yang dilengkapi fitur keamanan tinggi melalui Safe Exam Browser, pengelolaan soal oleh dosen dan program studi, hingga pengaturan jadwal ujian. Selain itu, hasil ujian dapat langsung terintegrasi menjadi nilai sub-CPMK, sekaligus mendukung analitik real-time bagi dosen untuk memantau progres mahasiswa.

Lebih jauh, Ratih menambahkan bahwa sistem ini juga berkontribusi pada efisiensi pembelajaran melalui konsep paperless. Selama ini, pelaksanaan ujian di lingkungan akademik masih membutuhkan kertas dalam jumlah besar.

“Dengan MyUjian, kita bisa mengurangi penggunaan kertas secara signifikan sekaligus memastikan instrumen asesmen valid dan reliabel,” katanya.

Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D, dalam sambutannya menekankan bahwa peluncuran MyUjian merupakan bagian dari strategi besar transformasi pendidikan di UMS. Ia menyebut, institusi tengah mendorong “transformasi progresif berkelanjutan” untuk meningkatkan kualitas lulusan.

“Kita sepakat meningkatkan mutu pendidikan melalui sistem yang terukur, termasuk pengukuran capaian pembelajaran yang terus dievaluasi,” ujarnya.

Ihwan juga menyoroti pentingnya pengukuran capaian pembelajaran secara berkelanjutan minimal tiga tahun terakhir sebagai bagian dari evaluasi kurikulum. Menurutnya, hasil evaluasi tersebut harus menjadi dasar perbaikan pembelajaran.

“Bukan hanya mengukur, tapi ada analisis dan tindak lanjut. Itulah siklus plan-do-check-act yang harus berjalan,” tegasnya.

Dalam implementasinya, sistem ini juga dilengkapi fitur exit survey yang memungkinkan pengukuran capaian pembelajaran dari persepsi lulusan. Pendekatan ini dilakukan untuk melengkapi data akademik melalui triangulasi, yakni hasil nilai, persepsi mahasiswa, dan evaluasi pihak lain. Dengan demikian, kualitas lulusan dapat diukur lebih komprehensif.

Melalui peluncuran MyUjian dan sistem pengukuran capaian pembelajaran ini, menegaskan komitmen UMS menjadi perguruan tinggi yang adaptif, produktif, dan futuristik. Ke depan, sistem ini diharapkan dapat digunakan secara luas oleh dosen dan mahasiswa dalam mendukung pembelajaran yang berkualitas serta memperkuat posisi UMS dalam kancah akreditasi nasional maupun internasional.

Indospektrum

Recent Posts

KAI Daop 6 Gelar Safety Rangers Goes to School di SDN Kabangan Solo

SOLO - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menggelar kegiatan Safety…

8 jam ago

Keikutsertaan Indonesia Gabung BoP Digugat ke MK, Persetujuan DPR Jadi Sorotan

SOLO - Langkah Presiden RI, Prabowo Subianto yang membawa Indonesia bergabung ke Board of Peace…

8 jam ago

Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Kadin “Keroyok” Kemiskinan Ekstrem di Jawa Tengah

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengajak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) berkolaborasi dalam…

9 jam ago

FHIP UMS Gelar ICRTLAW ke-5: Soroti Tantangan Keamanan Siber dan Perlindungan HAM di Era Digital

SOLO - Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) http://ums.ac.id menyelenggarakan International…

9 jam ago

Brebes Bakal Jadi Lokasi Mega Farm Terbesar di Indonesia, Kapasitas 30 Ribu Ekor Sapi

SEMARANG – Peternakan sapi perah terpadu (mega farm) berskala besar dengan kapasitas mencapai 30 ribu…

10 jam ago

Pemprov Jateng Dorong Percepatan Raperda Garis Sempadan demi Ketertiban Ruang

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong percepatan pembahasan Rencana Peraturan Daerah (Raperda) tentang Garis…

12 jam ago

This website uses cookies.