Jumat, 26 Juni 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

FK UMS Raih Akreditasi Internasional Penuh dari IAAHEH, Pertama bagi Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia

Indospektrum by Indospektrum
25 Juni 2026
in Indeks, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter
Ilustrasi – Fakultas Kedokteran UMS. Foto: Ist.

SOLO – Upaya berkelanjutan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id dalam menghadirkan pendidikan kedokteran berstandar global terus menunjukkan hasil nyata. Melalui penguatan mutu akademik, kurikulum, serta layanan pendidikan, FK UMS kini mengantongi status fully accredited internasional dari Indonesian Accreditation Agency For Higher Education In Health (IAAHEH) dengan masa berlaku delapan tahun untuk Program Studi Sarjana Kedokteran dan Program Profesi Dokter.

Pencapaian ini menegaskan posisi FK UMS sebagai fakultas kedokteran swasta pertama di Indonesia dan fakultas kedokteran kedua kedua di Indonesia yang meraih akreditasi internasional penuh dengan masa berlaku terpanjang (delapan tahun), sekaligus memperkuat daya saing lulusan di tingkat nasional dan global.

Dekan FK UMS, Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa, M.Kes., Sp.DVE, Dipl. STD-HIV/AIDS, FINSDV, FAADV., menyampaikan bahwa akreditasi ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika dalam membangun ekosistem pendidikan kedokteran yang unggul, humanis, dan berorientasi pada mutu pelayanan kesehatan.

“Alhamdulillah, atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa bisa terlaksana fully accredited delapan tahun. Kalau yang swasta, kami menjadi yang pertama di Indonesia,” ujarnya, Kamis (25/6/2026).

Perjalanan menuju akreditasi internasional tidak berlangsung mudah. Persiapan yang dimulai sejak Januari 2024 sempat dihadapkan pada perubahan regulasi yang mengharuskan FK UMS mengganti lembaga akreditasi dari ASIIN ke IAAHEH dengan instrumen penilaian yang berbeda.

Di balik capaian itu, tersimpan cerita tentang kerja bersama. Selama berbulan-bulan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga jejaring Rumah Sakit Pendidikan FK UMS dan Puskesmas saling bahu-membahu menyiapkan dokumen dan asesmen lapangan. Tak jarang, satu orang turut mengerjakan tugas lintas program studi demi memastikan seluruh persiapan berjalan optimal.

“Kita semua nge-tim. Semua bergerak bersama, berdarah-darah bersama. Karena kita tidak akan pernah bisa maju kalau tidak berkolaborasi,” tegas Flora.

Baginya, akreditasi internasional bukan semata soal hasil, melainkan ikhtiar untuk meningkatkan kualitas institusi secara berkelanjutan.

“Jangan pernah berpikir gagal atau berhasil, dan semisal terakreditasi apakah partially ataukah fully accredited, yang terpenting just do the very best of us and let Allah do the rest. Yang terpenting adalah ikhtiar untuk leveling up. Akreditasi internasional ini membuat kita leveling up secara berjamaah, selain itu tentunya kita tidak bisa melihat ‘tengkuk’ kita sendiri, maka butuh penilaian dan masukan yang objektif dari para asesor untuk perbaikan dan kemajuan FK UMS,” ungkapnya.

Flora menambahkan, status fully accredited internasional menjadi nilai tambah bagi mahasiswa dan lulusan FK UMS. Pengakuan internasional tersebut diharapkan dapat mempermudah lulusan yang ingin melanjutkan studi maupun berkarier di luar negeri.

“Harapannya, mahasiswa FK UMS begitu lulus sumpah dokter, kalau mau kerja di luar negeri atau sekolah di luar negeri sudah ada semacam garansi bahwa secara internasional program studinya telah diakui,” jelasnya.

Selain itu, capaian tersebut juga diharapkan semakin memperluas jejaring internasional FK UMS, baik melalui pertukaran mahasiswa, kerja sama riset, maupun peningkatan jumlah mahasiswa asing dari berbagai negara.

“Harapannya FK UMS bisa semakin go global dan memperluas internasionalisasi,” pungkasnya.

Sementara itu, kala Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, Sp.O.G., Subsp. Obginsos, M.P.H., bersama tim asesor melakukan visitasi lapangan, Senin (6/4/2026), Dwiana menyebut bahwa asesmen itu sebagai momentum penting karena FK UMS merupakan fakultas kedokteran pertama di Indonesia yang melaksanakan akreditasi internasional IAAHEH secara terintegrasi dengan akreditasi LAMPTEKES. Saat ini untuk akreditasi nasional LAMPTEKES FK UMS sedang berada dalam tahap penilaian angka kecukupan oleh para asesor.

Ia menilai FK UMS memiliki komitmen kuat dalam meraih pengakuan internasional.

“Jadi, selamat! Ini adalah yang pertama, karena dua Fakultas Kedokteran sebelumnya masih menunggu bagaimana teknis pelaksanaannya. Kita akan bekerja dua kali lipat, tapi tidak apa-apa, demi mendukung FK UMS,” tambahnya.

Dwiana menegaskan bahwa akreditasi bukanlah ujian, melainkan proses peningkatan kualitas institusi. Ia juga tidak meragukan akan kualitas FK UMS, karena pada akreditasi nasional, FK UMS telah terakreditasi Unggul.

Dalam asesmen ini, tim asesor melakukan validasi terhadap laporan evaluasi diri yang telah disusun oleh fakultas. Termasuk melihat fasilitas yang dimiliki seperti laboratorium, Rumah Sakit Pendidikan FK UMS, Puskesmas, dan desa binaan.

Selain itu, tim asesor juga menggali lebih dalam terkait dengan mutu dari akademik FK UMS termasuk dosen, staf kependidikan, kurikulum, mahasiswa, alumni, dan seluruh stakeholders.

​”Jangan takut, tetaplah bahagia. Tunjukkan bahwa fakultas kita benar-benar bagus. Berusahalah untuk ‘menjual’ potensi Anda kepada kami. Sampaikan apa kekuatan Anda, dan jangan malu jika ada kekurangan/kelemahan di dalamnya,” ungkap Dwiana.

Tags: IAAHEHIndonesian Accreditation Agency For Higher Education In HealthUMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

PGSD FKIP UMS Sukses Gelar Pentas Seni Tari “Gelar Rasa ing Cakrawala” di Wayang Orang Sriwedari

Next Post

Ahmad Luthfi Dukung Rencana Pengembangan Wisata Air Rawa Pening

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen meninjau peternakan ayam di Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jumat 26 Juni 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

Sukses Berdayakan Masyarakat, Desa Kranggan Klaten Jadi Model Desa Dampingan Pemprov Jateng

by Indospektrum
26 Juni 2026
Mahasiswa KKN FIK UMS menyelenggarakan edukasi kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis di Dukuh Sudimoro, Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Foto: Ist.
Indeks

Aksi Nyata Mahasiswa KKN UMS: Dari Penyuluhan Gizi hingga Cek Kesehatan Gratis

by Indospektrum
26 Juni 2026
Suasana Workshop Peningkatan Kapasitas Pengajaran Dosen Berbasis OBE yang digelar Prodi Akuntansi FEB UMS. Foto: Ist.
Indeks

Prodi Akuntansi FEB UMS Gelar Workshop OBE untuk Pengajaran Berkualitas

by Indospektrum
26 Juni 2026
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno memberikan keterangan pers, Kamis, 25 Juni 2026. Foto: Ist.
Indeks

Pemprov Jateng Usulkan 1.000 Formasi CPNS 2026, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas

by Indospektrum
25 Juni 2026
Sekda Sumarno mengukuhkan Komisi Irigasi Provinsi Jawa Tengah periode 2026-2029, pada Kamis, 25 Juni 2026. Foto: Ist.
Indeks

Sekda Jateng Lantik Komisi Irigasi Periode 2026-2029, Tekankan Pengelolaan Air Berkelanjutan

by Indospektrum
25 Juni 2026
Next Post
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menerima audiensi Bupati Semarang Ngesti Nugraha dan Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit, Kamis 25 Juni 2026. Foto: Ist.

Ahmad Luthfi Dukung Rencana Pengembangan Wisata Air Rawa Pening

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen meninjau peternakan ayam di Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jumat 26 Juni 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

Sukses Berdayakan Masyarakat, Desa Kranggan Klaten Jadi Model Desa Dampingan Pemprov Jateng

26 Juni 2026
Mahasiswa KKN FIK UMS menyelenggarakan edukasi kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis di Dukuh Sudimoro, Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Foto: Ist.
Indeks

Aksi Nyata Mahasiswa KKN UMS: Dari Penyuluhan Gizi hingga Cek Kesehatan Gratis

26 Juni 2026
Suasana Workshop Peningkatan Kapasitas Pengajaran Dosen Berbasis OBE yang digelar Prodi Akuntansi FEB UMS. Foto: Ist.
Indeks

Prodi Akuntansi FEB UMS Gelar Workshop OBE untuk Pengajaran Berkualitas

26 Juni 2026
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno memberikan keterangan pers, Kamis, 25 Juni 2026. Foto: Ist.
Indeks

Pemprov Jateng Usulkan 1.000 Formasi CPNS 2026, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas

25 Juni 2026
Sekda Sumarno mengukuhkan Komisi Irigasi Provinsi Jawa Tengah periode 2026-2029, pada Kamis, 25 Juni 2026. Foto: Ist.
Indeks

Sekda Jateng Lantik Komisi Irigasi Periode 2026-2029, Tekankan Pengelolaan Air Berkelanjutan

25 Juni 2026
Para peserta didik Sespimti Polri Dikreg ke-35 Tahun Anggaran 2026. Foto: Ist.
Indeks

Sespimti Polri Dikreg ke-35: Menggembleng Pemimpin Digital Masa Depan yang Adaptif dan Humanis

25 Juni 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum