Categories: EkonomiIndeks

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Larisi Dagangan UMKM, Borong Roti Bakar Hingga Pecel Madiun

Suasana Pasar Takjil Ramadan 2026 yang digelar di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Senin (9/3/2026). Foto : Ist.

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meninjau gelaran Pasar Takjil Ramadan 2026 yang digelar di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini manyuguhkan berbagai kuliner dari berbagi daerah yang dihadirkan oleh para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Saat berkeliling meninjau gerai demi gerai, Luthfi tampak membeli sejumlah jajanan, mulai dari roti bakar, pecel Madiun, sate, hingga dimsum. Ia juga sesekali menyapa penjual serta berbincang dengan pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan tersebut.

Suasana pasar takjil terlihat ramai oleh masyarakat yang berburu makanan untuk berbuka puasa. Beberapa gerai bahkan terlihat dipadati antrean pembeli.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mempertemukan pelaku UMKM dengan masyarakat sebagai konsumen. “Pasar takjil ini menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya sekaligus bertemu langsung dengan konsumen,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pemicu meningkatnya transaksi UMKM, tidak hanya selama Ramadan tetapi juga berlanjut setelah bulan puasa. “Harapannya transaksi tidak hanya terjadi selama kegiatan ini, tetapi juga bisa terus berlanjut setelah Ramadan,” kata Sumarno.

Ketua DPW Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Jawa Tengah, Berty Dyah Rahmana mengatakan, Pasar Takjil Ramadan digelar selama tiga hari, mulai 9 – 11 Maret 2026, setiap pukul 15.00 – 21.00 WIB.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya datang melihat-lihat, tetapi juga ikut membeli dan mendukung produk UMKM yang ada di sini,” ujarnya.

Selain menghadirkan berbagai kuliner, kegiatan tersebut juga menyediakan sejumlah layanan sosial bagi masyarakat, seperti cukur rambut gratis serta layanan kesehatan.

Salah seorang mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), sinta mengaku senang dengan adanya pasar takjil tersebut karena lokasinya dekat dengan kampus. “Senang karena dekat dari kampus. Jadi kalau habis kuliah bisa langsung mampir beli takjil. Kulinernya juga macam-macam,” ujarnya.

Ia berharap, kegiatan serupa dapat kembali digelar pada Ramadan tahun depan dengan lebih banyak pilihan kuliner. “Semoga tahun depan juga ada lagi dan jajanannya bisa lebih banyak dan lebih seru,” katanya.

Indospektrum

Recent Posts

Jadikan Solo Raya Percontohan Ekonomi Aglomerasi, Ahmad Luthfi Sabet Penghargaan Regional Leadership

KARANGANYAR — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Agglomeration Leadership Award untuk kategori Regional…

2 jam ago

Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Jawa Tengah

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyatakan, pengembangan sektor pariwisata di wilayahnya membutuhkan sinergi…

13 jam ago

Antisipasi Penimbunan Jelang Nataru, Ahmad Luthfi Minta Satgas Pengendalian Harga Diperkuat

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menginstruksikan agar dilakukan penguatan Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian…

13 jam ago

Pemprov Jateng Gulirkan 19 Program Intervensi di Sragen, Genjot Pengentasan Kemiskinan dan Stunting

SRAGEN – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggulirkan 19 bentuk intervensi di Desa Gemantar, Kecamatan Mondokan,…

17 jam ago

BEI Resmi Gelar CMSE 2026, Dorong Literasi dan Inklusi Pasar Modal Indonesia

JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) lainnya, yaitu PT Kliring…

18 jam ago

Perkuat Swasembada Pangan, Pemprov Jateng Genjot Elektrifikasi Penggilingan Padi Skala Kecil

MAGELANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat upaya swasembada pangan melalui modernisasi sektor pertanian…

19 jam ago

This website uses cookies.