Categories: IndeksPendidikan

IDEABI Gelar Konferensi Internasional di UNS, Usung Isu Ekonomi Hijau dan Pembangunan Berkelanjutan

IDEABI bersama BRIDA Jawa Tengah menggelar konferensi internasional yang di Kampus UNS Solo, Selasa (7/7/2026). Foto: Indospektrum.com

SOLO – Ikatan Dosen Ekonomi, Akuntansi, dan Bisnis Indonesia (IDEABI) sukses menggelar konferensi internasional tentang ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Kegiatan digelar bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jawa Tengah.

Konferensi yang berlangsung Selasa (7/7/2026), tema yang diusung adalah “Advancing Green Economy and Sustainable Development: Innovation, Resilience, and Inclusive Growth in a Changing World”. Terdapat sekitar 133 artikel ilmiah dari para peneliti, akademisi, dan praktisi lintas negara dihasilkan dalam konferensi.

Ketua Umum IDEABI, Dr. Edy Supriyono mengemukakan, IDEABI baru berusia 2,5 bulan karena dibentuk 29 April 2026. Meski demikian, saat ini sudah memiliki sekitar 850 anggota di seluruh Indonesia.

“Kami mendapatkan support luar biasa dari teman-teman di seluruh Indonesia, ada 133 artikel di internasional conference kali ini,” kata Edy Supriyono.

Dikatakannya, di dalam IDEABI memiliki dewan pakar, profesor, doktor, serta dosen dari seluruh Indonesia. Melalui tagline kolaborasi untuk negeri, pihaknya berharap seluruh kegiatan yang dilakukan akan melibatkan seluruh stakeholder.

Selain itu, kegiatan yang dilaksanakan juga diharapkan dapat memberikan dampak bagi ilmu pengetahuan, praktik bisnis, pemerintah, dan lainnya.

Ketua Panitia konferensi internasional, Nurul Istiqomah mengatakan, terdapat 13 co host di acara, di antaranya STIE Arlindo, Universitas Islam Sultan Agung, ITB AAS Indonesia, Universitas PGRI Mpu Sindok, Universitas Muhammadiyah Kendari, Magister Akuntansi FEB UNS, Universitas Gorontalo, Universitas Pancasila, Universitas Tidar, dan Skyworx.

Dewan Pakar DPP IDEABI, Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE., M.Si mengatakan, dalam kegiatan salah satu tagline yang diusung adalah kolaborasi untuk negeri.

“Salah satu tugas dari dosen itu khan Tri Dharma Perguruan Tinggi, jadi mulai dari pengajaran, penelitian, pengabdian di mana itu sekarang yang paling penting adalah berdampak,” kata Izza Mafruhah.

Dikatakannya, fokus konferensi internasional yang diselenggarakan adalah mengenai Suistanable Development Goals (SDGs). Sehingga tema itu yang diambil.

Sementara itu, Ema Nuzula Fatma dari BRIDA mengatakan, artikel yang dihimpun dalam konferensi internasional bisa memberikan rekomendasi kebijakan yang nantinya akan berguna, terutama untuk Jawa Tengah.

Indospektrum

Recent Posts

UMS Resmi Luncurkan SPMB SD UMS Global Citizen TA 2027/2028 di Kartasura

SOLO - SD UMS Global Citizen resmi membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran…

11 menit ago

Potensi Panas Bumi Gunung Ungaran Mampu Hasilkan 55 Megawatt, Eksplorasi Ditarget Akhir 2028

SEMARANG - Pemanfaatan panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang dan perbatasan Kendal, belum…

2 jam ago

Pemprov Usulkan Tujuh Tokoh Jawa Tengah jadi Calon Pahlawan Nasional, Tambah Dua Nama Baru

SEMARANG — Tujuh tokoh asal Jawa Tengah diusulkan menjadi calon Pahlawan Nasional pada Tahun 2026.…

3 jam ago

Telin Gelar BATIC 2026 di Bali, Dorong Kolaborasi Ekosistem Digital dan AI Asia Pasifik

BALI - Melanjutkan kesuksesan penyelenggaraan Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) tahun sebelumnya, Telin, operating…

6 jam ago

Perkuat Internasionalisasi, Prodi Manajemen UMS Jelajahi Program Double Degree Bersama MSU Malaysia

SOLO - Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id…

12 jam ago

Nasrul Harahab Dilantik Jadi Kepala SD UMS Global Citizen Lab School Periode 2026–2030

SOLO - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan dasar berkualitas…

13 jam ago

This website uses cookies.