Categories: IndeksPendidikan

Kepercayaan Publik Meningkat, FK UMS Buktikan Kompetensi Setara PTN di Tingkat Nasional

Wakil Rektor IV UMS, Prof EM. Sutrisna mendampingi putrinya, Nazala Suha Arisna yang telah menyelesaikan studi S1 di Fakultas Kedokteran UMS, Jumat (3/4/2026). Foto: Ist.

SOLO – Kepercayaan terhadap kualitas pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali ditegaskan oleh Wakil Rektor IV, Em Sutrisna. Hal ini ia sampaikan saat menghadiri prosesi wisuda putrinya, Nazala Suha Arisna, yang telah menyelesaikan studi di Fakultas Kedokteran UMS.

Menurutnya, UMS telah terbukti sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia. Berbagai pemeringkatan internasional seperti Times Higher Education (THE) dan QS World University Rankings turut menempatkan UMS di posisi yang kompetitif, baik di tingkat nasional maupun global.

“Saya kira UMS sudah terbukti sebagai salah satu PTS terbaik di Indonesia. Mayoritas program studi sudah berakreditasi unggul, termasuk Fakultas Kedokteran,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam sistem pendidikan kedokteran saat ini tidak ada lagi sekat antara perguruan tinggi negeri dan swasta. Ujian yang ditempuh mahasiswa bersifat nasional, dengan standar soal dan waktu yang sama. Hal ini menjadikan seluruh lulusan memiliki kompetensi yang setara.

“Yang membedakan adalah akreditasi. Fakultas Kedokteran UMS sudah unggul, bahkan sedang menuju akreditasi internasional. Ini yang membuat kami mantap mempercayakan pendidikan putri kami di sini,” jelasnya.

Tak hanya dari sisi akademik, ia juga menyoroti perkembangan karakter putrinya selama menempuh pendidikan di UMS. Nilai-nilai keislaman yang ditanamkan melalui mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dinilai memberikan dampak nyata.

“Perubahannya sangat terasa. Nilai-nilai Islam seperti hormat kepada orang tua, kedisiplinan, hingga kedewasaan semakin kuat. Di kedokteran bahkan ada muraja’ah sebelum tutorial, dan syarat masuknya harus hafal juz 30. Ini menjadi nilai lebih,” terangnya.

Saat ini, putrinya tengah melanjutkan pendidikan profesi dokter (coass) di Rumah Sakit Daerah Magetan. Ia berpesan agar putrinya menjadikan seluruh lingkungan rumah sakit sebagai sumber pembelajaran.

“Saya berpesan agar semua di rumah sakit dijadikan guru, mulai dari dosen, perawat, tenaga pendukung, hingga pasien dan keluarganya. Kuncinya adalah tawadhu, rendah hati, sopan, dan komunikatif,” pesannya.

Ia berharap, putrinya dapat menjadi dokter yang tidak hanya profesional, tetapi juga salihah dan bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, serta negara.

Di akhir, ia juga menyampaikan kesannya terhadap prosesi wisuda UMS yang dinilai berlangsung hangat dan penuh keakraban.

“Wisuda ini terasa sangat akrab. UMS menunjukkan diri sebagai kampus yang inklusif,” pungkasnya.

Indospektrum

Recent Posts

Pemangkasan Anggaran Perpusnas 2026 Dinilai Ancam Tren Positif Literasi Nasional

SOLO - Pemangkasan anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Tahun 2026 dinilai berpotensi menghambat peningkatan budaya literasi…

4 jam ago

Dekatkan Pelayanan Publik, Pemprov Jateng Dorong Pembentukan Kabupaten Brebes Selatan

SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama DPRD setempat mengusulkan pemekaran Kabupaten Brebes melalui pembentukan…

4 jam ago

Bupati Pemalang Jadi Tersangka KPK, Nurkholes Resmi Ditunjuk Jadi Plt Bupati

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat memastikan tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di Kabupaten…

5 jam ago

Mahasiswa Geografi UMS Gagas Program Pengabdian Mengajar Desa di Karanganyar

SOLO - Mahasiswa Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggagas program…

6 jam ago

Pemprov Jateng Bergerak Cepat Revitalisasi SD Roboh di Grobogan dan Semarang

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat menyikapi robohnya dua bangunan sekolah dasar (SD)…

23 jam ago

Anak Muda Jateng Gunakan Smart Farming dan Drone Sulap Lahan Tidur Jadi Produktif

SEMARANG - Sektor pertanian di Jawa Tengah kian modern. Lewat program Revolusi Lahan (Revola) Jawa…

1 hari ago

This website uses cookies.