Categories: IndeksPendidikan

Mahasiswa KKN-DIK UMS Dorong Pemanfaatan Media IT Guru di Karanganyar Agar Belajar Lebih Interaktif

Suasana pendampingan penerapan media pembelajaran oleh Tim KKN Dik UMS dan sosialisasi tim di SMA Muhammadiyah 3 Gondangrejo, Karanganyar. Foto : Ist.KKN

SURAKARTA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN-DIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar sosialisasi bertajuk “Belajar Interaktif, Mengajar Efektif: Media IT untuk Semua Guru” di SMA Muhammadiyah 3 Gondangrejo, Karanganyar.

Kegiatan ini diinisiasi sebagai respons atas tantangan pembelajaran di era digital, sekaligus memberikan alternatif metode pembelajaran yang lebih inovatif dan tidak terpaku pada penggunaan buku teks. Sosialisasi tersebut menyasar para guru sebagai ujung tombak proses pembelajaran di kelas.

Melalui program ini, mahasiswa memperkenalkan berbagai media pembelajaran berbasis teknologi, seperti mentimeter, kahoot, serta quizizz atau wayground. Platform-platform tersebut dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi siswa.

Hany Kusuma Astuti, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), menjelaskan bahwa masih banyak guru yang belum familiar dengan penggunaan media IT dalam pembelajaran. Padahal, pemanfaatan teknologi dapat menjadi solusi untuk mengatasi kejenuhan siswa di kelas seperti mentimeter, kahoot dan quizizz.

“Urgensi program ini adalah memberikan model pembelajaran baru. Di sekolah ini, pembelajaran masih sangat berbasis textbook, sehingga siswa cenderung mudah bosan. Selain itu, masih banyak guru yang belum mengetahui media pembelajaran berbasis IT,” ungkap Hany, Jumat (24/4/2026).

Dalam praktiknya, mentimeter diperkenalkan sebagai media refleksi dan evaluasi pembelajaran, yang memungkinkan siswa menyampaikan pendapat secara langsung dan interaktif. Sementara itu, kahoot dan quizizz digunakan sebagai media kuis untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan.

Kegiatan ini, juga memberikan pelatihan langsung kepada para guru, mulai dari pembuatan akun hingga simulasi penggunaan media dalam proses belajar mengajar. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif para guru saat sesi praktik berlangsung.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para guru dapat mengimplementasikan media IT dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Tidak hanya membuat suasana kelas lebih menarik, tetapi juga mendorong siswa untuk lebih aktif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN-DIK UMS dalam mendukung transformasi pendidikan yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan zaman,” pungkasnya.

Indospektrum

Recent Posts

Persiapan Kontes 2026, Bengawan Team UNS Perkenalkan Dua Mobil Hemat Energi Terbaru

SOLO - Bengawan Team Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo memperkenalkan dua kendaraan hemat energi terbaru…

4 jam ago

Lewat ignitePRO di BATIC 2026, Telin Dorong Penerapan AI Nyata bagi Enterprise

BALI - PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), operating company dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk…

7 jam ago

Olah Bulu Ayam dan Cangkang Telur Jadi Panel Dinding, Mahasiswa UMS Sabet Medali Perak di China

SOLO - Inovasi material ramah lingkungan karya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meraih prestasi…

8 jam ago

UMS Resmi Luncurkan SPMB SD UMS Global Citizen TA 2027/2028 di Kartasura

SOLO - SD UMS Global Citizen resmi membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran…

20 jam ago

Potensi Panas Bumi Gunung Ungaran Mampu Hasilkan 55 Megawatt, Eksplorasi Ditarget Akhir 2028

SEMARANG - Pemanfaatan panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang dan perbatasan Kendal, belum…

22 jam ago

Pemprov Usulkan Tujuh Tokoh Jawa Tengah jadi Calon Pahlawan Nasional, Tambah Dua Nama Baru

SEMARANG — Tujuh tokoh asal Jawa Tengah diusulkan menjadi calon Pahlawan Nasional pada Tahun 2026.…

23 jam ago

This website uses cookies.