Categories: IndeksPendidikan

PG PAUD UMS Hadirkan ToT Inovatif, Game Edukatif Rancang Mahasiswa Interaksi Dengan Anak TK

Keseruan ToT PG PAUD UMS dan Peserta ToT Inivatif saat melakukan praktik metode pembelajaran. Foto : Ist.

SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar kegiatan Training of Trainer (ToT) sebagai upaya meningkatkan keterampilan mahasiswa melalui pembelajaran berbasis praktik. Kegiatan ini menjadi bagian dari program laboratorium PG PAUD yang dirancang untuk mengintegrasikan teori dengan pengalaman lapangan.

Kepala Laboratorium PG PAUD UMS, Dr Sri Slamet M.Hum, M.Pd menjelaskan, bahwa mahasiswa difokuskan untuk menyusun rangkaian kegiatan outbound secara terstruktur pada hari kedua pelatihan. Setiap kelompok merancang modul permainan yang memuat tujuan, tahapan kegiatan, serta metode pelaksanaan yang akan diterapkan secara langsung.

“Mahasiswa membuat satu rangkaian kegiatan yang lengkap dengan tujuan dan tahapan. Ini akan dipraktikkan dalam bentuk games yang nantinya diimplementasikan saat praktik bersama anak-anak,” jelasnya, Jumat (24/4/2026) di Lab Bengkel Karya PG PAUD.

Ia menambahkan, hasil rancangan tersebut akan diuji secara langsung dengan menghadirkan peserta didik dari sejumlah lembaga mitra, yakni TK ABA Aisyiyah Mardi Siwi Surakarta, TK Aisyiyah Idola Surakarta, PAUD Saymara Kartasura dan TK Aisyiyah Bolon Karanganyar.

Kegiatan ini diharapkan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus edukasi bagi anak-anak. “Permainan yang dibuat tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mengandung nilai edukasi sehingga anak-anak mendapatkan pengalaman yang bermakna,” imbuhnya.

Selain itu, mahasiswa juga dilatih kemampuan berkomunikasi, seperti bernarasi, membangun interaksi, hingga menciptakan yel-yel yang menarik perhatian anak usia dini. Sri Slamet menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu terobosan dalam mengasah kompetensi mahasiswa secara komprehensif.

“Ini momen penting bagi mahasiswa untuk menyinkronkan teori di kelas dengan praktik di lapangan. Kegiatan ini juga menjadi salah satu unggulan dari laboratorium PG PAUD UMS,” tuturnya.

Kegiatan ToT ini bersifat wajib bagi mahasiswa dan dilengkapi dengan sertifikat yang dapat digunakan sebagai nilai tambah saat melamar pekerjaan. Ia menyebut, lulusan PG PAUD UMS tidak hanya berkarier sebagai guru, tetapi juga banyak yang menjadi pendiri lembaga pendidikan anak usia dini.

Sementara itu, perwakilan tim D’Miracle, Yasa Griya Sejati S.Pd, M.Pd mengungkapkan, bahwa pada hari kedua terlihat peningkatan pemahaman mahasiswa terkait konsep outbound dan implementasinya bagi anak usia dini.

“Mahasiswa sudah mulai memahami bagaimana merancang games yang sesuai dengan karakteristik anak serta bagaimana melakukan treatment yang tepat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa mahasiswa dibagi ke dalam lima kelompok dengan tema besar “profesi impian” untuk memudahkan pengembangan konsep permainan yang kreatif dan kontekstual. Menurutnya, pendekatan ini mampu meningkatkan keaktifan mahasiswa dalam berdiskusi dan berkolaborasi.

“Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa serta membentuk kompetensi sebagai trainer yang memiliki kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan critical thinking,” tambahnya.

Salah satu peserta, Ichita Kunca Az Zahra, mengaku mendapatkan pengalaman yang lebih mendalam dibandingkan hari pertama. Ia menyebut, pada hari kedua mahasiswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga praktik secara detail.

“Di hari kedua lebih rinci dan banyak praktik. Jadi kita tahu apa saja yang harus diperhatikan dan dihindari saat pelaksanaan nanti,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa mahasiswa lintas semester dibagi dalam kelompok campuran untuk merancang konsep permainan. Setiap kelompok mengangkat tema profesi yang berbeda dan menyusun tiga hingga empat permainan yang berfokus pada pengembangan motorik anak serta disisipi unsur edukatif seperti berhitung dan pengenalan huruf.

“Harapannya saat hari pelaksanaan nanti semua berjalan lancar dan anak-anak bisa menikmati kegiatan yang sudah kami rancang,” pungkasnya.

Indospektrum

Recent Posts

Pemprov Jateng Genjot Pembangunan Tanggul Pantai Surodadi Demak untuk Atasi Rob dan Abrasi

DEMAK – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengawal pembangunan hybrid seawall atau tanggul pantai di…

29 menit ago

Telkom Gelar Connect.in-Spirasi 2026 di Kulon Progo, Perkuat Pendidikan Digital dan Kompetensi Guru

KULONPROGO - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan…

1 jam ago

Jaga Cadangan Air Tanah Saat Kemarau, Wagub Taj Yasin Dorong Gerakan Sumur Resapan di Tiap Rumah

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meluncurkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur…

4 jam ago

Matematika di Tengah Gempuran AI: Bekal Mahasiswa UMS Hadapi Era VUCA

SOLO - Kemampuan berpikir matematis, memahami data, dan bernalar kritis menjadi bekal penting bagi mahasiswa…

4 jam ago

Tangani Dampak Kebakaran, UNS Berangkatkan Tim Medis ke Banjarmasin, Palangka Raya, dan Palembang

SOLO — Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo memberangkatkan tim medis untuk menjalankan misi kemanusiaan di…

5 jam ago

Bukan Cuma Bansos, Strategi Pemberdayaan Antarkan Jateng Raih Mandaya Award 2026

JAKARTA - Penurunan kemiskinan tak cukup ditempuh dengan membagikan bantuan sosial. Masyarakat juga perlu diberi…

5 jam ago

This website uses cookies.