Categories: IndeksPendidikan

Mahasiswa Teknik Sipil UMS Raih Juara Harapan 1 di National Tender Competition

Wahyu Habi Bullah, mahasiswa Prodi Teknik Sipil UMS. Foto: Ist.

SOLO – Mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id sukses membawa pulang prestasi di tingkat nasional. Dua mahasiswa UMS mendapat juara harapan 1 pada National Tender Competition yang diselenggarakan di Politeknik Negeri Semarang.

National Tender Competition merupakan kompetisi bergengsi yang saling menunjukkan perencanaan proyek-proyek dengan memiliki nilai pembangunan efektif dan efisien pada pengeluaran dana operasional. Diikuti oleh Wahyu Habi Bullah dan Mutiara Dwi Ratnai, mahasiswa Prodi Teknik Sipil.

Pada kompetisi ini, mereka menginisiasikan rancangan proyek pembangunan rumah dua lantai sesuai dengan tema pilihan dari dewan juri. Wahyu menjelaskan bahwa timnya menawarkan tiga inovasi utama pada proyek yang dirancangnya.

“Kami menginovasikan dari segi material, teknologi, dan metode penggarapan. Di setiap jenisnya terdapat nilai yang menjanjikan,” terangnya, Minggu (24/5/2026).

Pada bidang material, tim UMS menawarkan penggunaan bekisting phenolic film, fly ash, stick on wall. Menurut Wahyu, pemilihan bekisting phenolic film dapat membantu pengurangan pemakaian limbah proyek.

“Karena bekisting phenolic film memiliki nilai multiplek dengan durabilitas yang sangat tinggi, sehingga pemakaiannya bisa lebih awet dan efisien,” jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa pemilihan stick on wall sebagai pengganti plester tembok, karena pemasangannya dinilai lebih praktis dan rapi, tidak membutuhkan proses finishing yang kompleks, serta memiliki bobot material relatif ringan sehingga dapat mengurangi beban struktur.

“Penggunaan stick on wall dapat mendukung efisiensi tenaga kerja dan waktu pelaksanaan, sehingga cocok diterapkan pada proyek yang menargetkan efektivitas biaya dan percepatan durasi pekerjaan,” ujarnya.

Untuk memberikan visual dan hitungan volumenya lebih akurat dalam proyek pembangunan, mereka menambahkan penggunaan Building Information Modelling (BIM). Metodologi manajemen dan pemodelan berbasis digital. Menurutnya, banyak kontraktor yang tidak menggunakan BIM sebagai alat pendukung analisis.

Wahyu menerangkan BIM yang mereka rancang dilengkapi dengan auto draft software, yang dapat mendeteksi benturan pada bangunan dan perhitungan kebutuhan bahan proyek.

“BIM yang dilengkapi dengan auto draft software dapat mengetahui kebutuhan bahan tiap volume, sehingga dapat merancang anggaran biaya sesuai kebutuhan tiap volume kebutuhan proyek,” tuturnya.

Dalam menentukan material yang tetap bermutu namun efisien dari sisi biaya, Wahyu menyatakan bahwa mereka melakukan beberapa tahapan riset, seperti studi literatur dan benchmarking terhadap proyek maupun inovasi material yang sudah diterapkan sebelumnya.

“Kami survei pasar dan bandingkan spesifikasi antarmaterial, menganalisis performa material berdasarkan kualitasnya, sehingga kami dapat mengoptimalkan pembangunan yang berkualitas dengan biaya yang efisien,” ujarnya.

Dalam metode penggarapan, mereka menitikberatkan pada penargetan tiap harinya guna menghindari kemerosotan kinerja pekerja dalam menyelesaikan sebuah proyek. Penargetan itu mereka susun dari awal perencanaan proyek hingga tahap final proyek.

Indospektrum

Recent Posts

Sungkeman dan Sengkeran Awali Rangkaian Dhaup Ageng di Pura Mangkunegaran Solo

SOLO - Acara Sungkeman dan Sengkeran yang dijalani G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo (Gusti Sura) mengawali…

14 jam ago

Musim Hujan Tiba, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Mitigasi Bencana dan Infrastruktur Diperkuat

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meminta penguatan mitigasi bencana seiring mulai datangnya musim…

14 jam ago

Cegah Korupsi, Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pengawasan Terintegrasi Bareng KPK dan BPK

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat sistem pengawasan terintegrasi sebagai upaya mencegah praktik korupsi…

15 jam ago

Pemprov Jateng Gelontorkan Rp65,5 Miliar untuk Rehabilitasi Irigasi dan Perpipaan Pertanian

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan anggaran Rp65,5 miliar pada 2026 untuk rehabilitasi jaringan…

15 jam ago

Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan demi Perkuat Lumbung Pangan Nasional

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan 1.507 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) selama…

15 jam ago

Penggeledahan di Sukoharjo, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Masyarakat Jaga Kondusivitas

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengingatkan masyarakat agar tidak gegabah oleh informasi yang…

19 jam ago

This website uses cookies.