Selasa, 13 Oktober 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Mengintip Program Sekolah Kemitraan Gagasan Ahmad Luthfi, Buka Jalan Masa Depan Anak Kurang Mampu

Indospektrum by Indospektrum
26 Juni 2026
in Indeks, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter
Orang tua Bersama siswa program sekolah kemitraan menerima sosialisasi di SMK Bhinneka Karya Solo, Jumat (26/6/2026). Foto: Indospektrum.com

SOLO – Program sekolah kemitraan yang digagas Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi disambut antusias warga kurang mampu di Kota Solo. Bagi mereka, program itu memberi kesempatan mendapatkan pendidikan yang layak serta peluang meraih masa depan yang lebih cerah.

Sekolah kemitraan merupakan program sekolah gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dan kurang mampu. Anak-anak yang ikut program dibiayai oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng).

Program ini merupakan upaya untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan sumber daya manusia (SDM). Program telah dirintis sejak tahun 2025 dan pada tahun ajaran 2026 kembali diprogramkan.

Salah satu sekolah kemitraan yang digandeng Pemprov Jateng adalah SMK Bhinneka Karya (BK) Surakarta (Solo). Sekolah yang berlokasi di Jalan Letjen Suprapto Solo ini, mendapatkan kuota 36 siswa dalam program sekolah kemitraan.

Salah satu siswa peserta sekolah kemitraan di SMK BK Solo, Oktanino mengatakan, dirinya semula mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Hanya saja, sekolah negeri yang dibidik gagal diraih. Setelah tidak diterima di sekolah yang diinginkan, dia tidak putus asa dan tetap ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Lulusan SMP Negeri 3 Surakarta ini, kemudian disarankan pihak sekolah untuk mendaftar ke SMK BK Solo yang merupakan salah satu sekolah kemitraan. Dia mantap mendaftar karena keinginan sekolah SMK di jurusan yang diinginkan.

“Di sana (sekolah negeri saat mendaftar SPMB) mau ngambil jurusan mesin nggak bisa, ke geser terus. Akhirnya ke sini (SMK BK Solo) ambil jurusan mesin,” ucap Oktanino di sela-sela sosialisasi yang diselenggarakan sekolah, Jumat (26/6/2026).

Siswa asal Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan, Kota Solo tersebut senang dapat diterima sebagaimana jurusan yang diinginkan meski di sekolah swasta. Sebab biaya sekolah tetap gratis, sehingga dapat meringankan beban orang tua.

Orang tua Oktanino, Arina Febriningtyas mengatakan, anaknya dalam SPMB semula mendaftar ke salah satu SMK negeri jurusan mesin di Solo melalui jalur afirmasi. Setelah tergeser, selanjutnya mendaftar ke SMK negeri lainnya di Solo namun kembali tergeser.

Kemudian dari pihak sekolah SMP anaknya, disarankan untuk mendaftar ke SMK BK Solo karena juga ada jalur afirmasi dan sediakan satu kelas.

“Ya sudah saya mantap ke sini (SMK BK Solo),” kata Arina.

Sebagai orang tua murid, dirinya sangat gembira karena sekolah kemitraan tidak dipungut biaya alias gratis. Ia bersyukur sekolah yang menjadi mitra juga bagus dan fasilitas dinilai cukup lengkap.

Sekolah gratis sangat meringankan beban keluarga mengingat dirinya hanya seorang ibu rumah tangga dan suami pekerjaannya jualan dan serabutan. Dia berharap ke depan cita-cita anaknya dapat terwujud.

“Di mesin, anak saya inginnya bekerja di luar negeri. Dapat beasiswa dan bekerja di sana, ingin gaji besar dan bisa ngasih orang tuanya,” ucap Arina.

Waka Ketenagakerjaan SMK BK Solo, Riyanto Sugeng Widodo mengatakan, antusias siswa yang mendaftar dalam program sekolah kemitraan sangat luar biasa dan bahkan sampai ada cadangan. SMK BK Solo memiliki dua jurusan, yakni teknik permesinan dan teknik otomotif.

“Saat daftar ulang, siswa baru kami tanya minat ke mana. Yang daftar ulang 34 siswa dari 36 siswa. Ada dua siswa yang tidak daftar ulang dan kami konfirmasi mengundurkan diri,” kata Riyanto Sugeng Widodo yang juga mendapat tugas sebagai admin SPMB jalur afirmasi.

Dua yang mengundurkan diri, lanjutnya, dimungkikan akan diganti siswa lainnya yang semula dalam daftar urutan cadangan. Namun pihaknya masih menunggu daftar dari provinsi.

Dikatakannya, pendaftaran ke sekolah kemitraan satu sistem dengan SPMB negeri. Siswa yang lolos program sekolah kemitraan, fasilitasnya sama sebagaimana yang diberikan kepada siswa yang mendaftar melalui jalur reguler.

Dikatakannya, siswa program kemitraan di antaranya tidak perlu lagi membayar biaya praktek, dan tidak ada SPP. Dengan tambahan siswa dari program sekolah kemitraan, tahun ini rencananya ada 8 kelas yang akan dibuka. Siswa dari jalur afirmasi akan dicampur dengan siswa dari jalur reguler agar bisa membaur.

Pada tahun 2025 lalu, lanjut, siswa yang mendaftar dalam program sekolah kemitraan hanya lima orang. Dirinya memperkirakan, saat itu informasi tentang adanya program ini belum sepenuhnya diketahui masyarakat.

Dari data yang masuk, siswa peserta program sekolah kemitraan berasal dari desil 1 sampai 5. Rata-rata, orang tua siswa berprofesi sebagai buruh, pekerja kasar atau serabutan. Bahkan ada juga yang berstatus anak yatim dan berasal dari keluarga tidak mampu.

Tags: Ahmad LuthfiGubernur Jawa TengahKota Soloprogram sekolah kemitraanSMK Bhinneka KaryaSMK BK Solo
Previous Post

Sukses Berdayakan Masyarakat, Desa Kranggan Klaten Jadi Model Desa Dampingan Pemprov Jateng

Next Post

Pemprov Jateng Gelar Gebyar Hadiah Samsat 2026, Apresiasi Wajib Pajak yang Patuh

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Kontingen Indonesia mengikuti rangkaian acara pengukuhan dan pelepasan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di Pendopo Balaikota Surakarta, Senin (12/10/2026). Foto : Ist.
Indeks

Indonesia Ditarget Masuk Sepuluh Besar Asian Para Games di Nagoya

by Indospektrum
12 Oktober 2026
UMS mendorong peningkatan kepedulian lingkungan sejak dini melalui edukasi pemilahan sampah bagi siswa MI Muhammadiyah Gedongan, Karanganyar. Foto : Ist.
Indeks

UMS Edukasi Siswa MI Muhammadiyah Gedongan agar Peduli Lingkungan

by Indospektrum
12 Oktober 2026
Zahin Snack memproduksi aneka makanan ringan seperti keripik singkong, keripik tempe, keripik usus, hingga balung kethek (balket) yang memanfaatkan bahan baku lokal. Foto : Ist.
Ekonomi

UMS Dampingi Pelaku Usaha Kecil Dukung Akselerasi Kemandirian Ekonomi

by Indospektrum
12 Oktober 2026
Mahasiswa FHIP UMS, Jody Julian Putra Caesar raih Most Inspiring Participant Future Leader Summit 2026. Foto : Ist.
Indeks

Mahasiswa UMS Raih Most Inspiring Participant Future Leader Summit 2026

by Indospektrum
12 Oktober 2026
Tim BATIKALIVE meraih tiga penghargaan yakni juara umum 2, medali emas dan juara favorit poster dalam ajang PENA Essay Nasional 3 di Politeknik TEDC, Bandung. Foto : Ist.
Indeks

Aplikasi BATIKALIVE Hantar Mahasiswa UMS Raih Tiga Penghargaan Nasional

by Indospektrum
12 Oktober 2026
Next Post
Sekda Jawa Tengah, Sumarno saat pengundian Gebyar Hadiah Samsat 2026, Jumat, 26 Juni 2026. Foto: Ist.

Pemprov Jateng Gelar Gebyar Hadiah Samsat 2026, Apresiasi Wajib Pajak yang Patuh

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Kontingen Indonesia mengikuti rangkaian acara pengukuhan dan pelepasan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di Pendopo Balaikota Surakarta, Senin (12/10/2026). Foto : Ist.
Indeks

Indonesia Ditarget Masuk Sepuluh Besar Asian Para Games di Nagoya

12 Oktober 2026
UMS mendorong peningkatan kepedulian lingkungan sejak dini melalui edukasi pemilahan sampah bagi siswa MI Muhammadiyah Gedongan, Karanganyar. Foto : Ist.
Indeks

UMS Edukasi Siswa MI Muhammadiyah Gedongan agar Peduli Lingkungan

12 Oktober 2026
Zahin Snack memproduksi aneka makanan ringan seperti keripik singkong, keripik tempe, keripik usus, hingga balung kethek (balket) yang memanfaatkan bahan baku lokal. Foto : Ist.
Ekonomi

UMS Dampingi Pelaku Usaha Kecil Dukung Akselerasi Kemandirian Ekonomi

12 Oktober 2026
Mahasiswa FHIP UMS, Jody Julian Putra Caesar raih Most Inspiring Participant Future Leader Summit 2026. Foto : Ist.
Indeks

Mahasiswa UMS Raih Most Inspiring Participant Future Leader Summit 2026

12 Oktober 2026
Tim BATIKALIVE meraih tiga penghargaan yakni juara umum 2, medali emas dan juara favorit poster dalam ajang PENA Essay Nasional 3 di Politeknik TEDC, Bandung. Foto : Ist.
Indeks

Aplikasi BATIKALIVE Hantar Mahasiswa UMS Raih Tiga Penghargaan Nasional

12 Oktober 2026
UMS memperkuat tata kelola kelembagaan dan kapasitas kewirausahaan digital Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kartasura. Foto : Ist.
Indeks

UMS Dorong Digitalisasi Tata Kelola dan Kewirausahaan Majelis Dikdasmen PCM Kartasura

12 Oktober 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum