
SOLO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo menyelenggarakan Kick Off Bulan Literasi Keuangan Solo Raya 2026 dan Road to FKIJK Solo Raya Run 2026. Kegiatan yang dilaksanakan bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Solo Raya, sebagai penanda dimulainya rangkaian Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026 di wilayah Solo Raya.
Kegiatan yang berlangsung Minggu (21/6/2026), dihadiri Kepala OJK Solo Mohammad Mufid, Wali Kota Solo Respati Achmad Ardianto, Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo Dwiyanto Cahyo Sumirat, Ketua Umum Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Solo Raya Sutanti, Pimpinan Industri Jasa Keuangan se-Solo Raya, komunitas runners Industri Jasa Keuangan, dan masyarakat umum dengan jumlah peserta sebanyak 300 peserta.
Kepala OJK Solo Mohammad Mufid mengajak Industri Jasa Keuangan Solo Raya untuk berkolaborasi memperkuat dan memajukan program edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat khususnya di Wilayah Solo Raya melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) secara intens dan masif.
“Mengusung semangat literasi keuangan di Indonesia, OJK kembali menyelenggarakan Bulan Literasi Keuangan (BLK) dengan tema “Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas” sebagai bagian dari implementasi program GENCARKAN,” ujar Mufid.
Program ini merupakan kampanye edukasi keuangan yang dilaksanakan oleh OJK, Pelaku Usaha Jasa Keuangan, asosiasi, kementerian/lembaga, serta berbagai pemangku kepentingan melalui berbagai kanal komunikasi dan kegiatan edukasi langsung kepada masyarakat.
“Untuk mendukung program BLK, terdapat 2 (dua) program utama yaitu Financial Literacy Series 2026 melalui webinar, podcast, talkshow, kelas edukasi keuangan maupun intensive workshop dan program Financial Literacy Campaign yang merupakan series kampanye edukasi keuangan melalui media sosial Instagram, Facebook, Youtube, Tiktok maupun X, yang dilakukan secara massif,” lanjut Mufid.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, dilakukan seremonial Road to FKIJK Solo Raya Run 2026 yang menyasar segmen komunitas lari industri jasa keuangan dan masyarakat umum di Wilayah Solo Raya dengan target peserta tahun 2026 sebanyak 1.000 peserta lari lebih besar dibanding tahun 2025 sebanyak 650 peserta lari.
“Penyelenggaraan FKIJK Solo Raya Run 2026 tidak hanya menghadirkan kegiatan olahraga sebagai tujuan utama, namun sebagai sarana edukasi dan interaksi seluruh sektor jasa keuangan dengan masyarakat umum. Kegiatan ini diharapkan dapat dioptimalkan oleh pelaku industri jasa keuangan dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan secara merata,” pungkas Mufid.
Wali Kota Solo, Respati Ardi menyampaikan pentingnya peningkatan literasi keuangan kepada masyarakat di era digital ditengah perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses informasi yang harus dimanfaatkan oleh industri jasa keuangan secara optimal.
“Industri jasa keuangan harus mampu mendiskripsikan kinerja dan optimisme sektor jasa keuangan kepada masyarakat dengan memanfaatkan ruang angkasa digital sebagai sarana komunikasi yang efektif supaya masyarakat semakin memahami peran dan kontribusi industri jasa keuangan dalam mendukung perekonomian,” ujar Respati.
Wali Kota menekankan bahwa terbentuknya mekanisme pasar yang semakin terdigitalisasi membuka peluang besar bagi industri jasa keuangan untuk berinovasi dalam memperluas jangkauan layanan dan edukasi kepada masyarakat supaya mampu memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Kota Surakarta dan wilayah Solo Raya.
Melalui rangkaian Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026, OJK Solo bersama FKIJK Solo Raya berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat guna mendukung terciptanya ekosistem keuangan yang sehat, aman, dan berkelanjutan. Sebagai rangkaian penutup BLK 2026, akan diselenggarakan Financial Literacy Award Solo Raya 2026 yang akan diumumkan pada saat Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) di Bulan Agustus 2026.











