Categories: IndeksNews

Pemprov Jateng Setuju Percepatan Penyusunan RUU Satu Data Indonesia

Pemprov Jateng menerima kunjungan kerja Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dalam rangka pembahasan RUU Satu Data Indonesia di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (22/5/2026). Foto : Ist.

SEMARANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mendorong percepatan integrasi data nasional melalui Rancangan Undang-Undang (RUU) Satu Data Indonesia (SDI). Data tersebut memungkinkan jadi landasan dalam membuat setiap kebijakan. Semakin cepat penyusunan RUU tersebut, maka semakin cepat implementasinya.

Hal itu disampaikan saat mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, menyambut kunjungan kerja Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dalam rangka pembahasan RUU Satu Data Indonesia di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (22/5/2026).

Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Febrian Alphyanto Ruddyard menjelaskan, RUU SDI dinilai penting, karena menyangkut fondasi arah pembangunan Indonesia ke depan.

“Data sudah menjadi bagian dari infrastruktur strategis negara. Data bukan lagi sekadar angka-angka di laporan atau pelengkap administrasi pemerintahan,” ujarnya.

Menurut dia, data telah menjadi dasar bagi negara untuk memahami kondisi real dari masyarakat. Bahkan, sebagai bahan untuk menentukan prioritas pembangunan, mengalokasikan anggaran secara tepat, dan mengevaluasi kebijakan. Dengan begitu, setiap program pemerintah benar-benar sampai kepada orang yang membutuhkan.

“Karena itu, kualitas pembangunan yang pada akhirnya akan sangat ditentukan oleh kualitas data yang kita miliki,” lanjutnya.

Saat ini, kata dia, keragaman data masih berjalan sendiri-sendiri. Perbedaan format, standar, tata kelola dan multisektoral yang tidak mudah dicari, diakses dan diintegrasikan dan dimanfaatkan secara optimal.

Febrian menambahkan, rancangan undang-undang SDI diharapkan memperkuat sejumlah aspek. Mulai dari penguatan kelembagaan, penguatan fungsi pengawasan, penguatan sumber daya manusia (SDM), penguatan keamanan data, hingga pengaturan akses serta pemanfaatan data.

Wakil Ketua Badan Legislatif DPR, Ahmad Doli Kurnia Tanjung mengatakan, kedatangannya ke Provinsi Jawa Tengah adalah untuk mendengarkan aspirasi, pendapat, pandangan, saran dan masukan dari pemangku kepentingan. Di Jawa Tengah, Baleg akan mendengarkan masukan dari akademisi, Oranisasi Perangkat Daerah (OPD) dan DPRD.

Anggota Baleg DPR RI, Darori Wonodipuro menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah provinsi Jawa Tengah yang telah banyak memberi masukan baru atas RUU tersebut. “Banyak sekali masukannya yang baru, kami sudah berkeliling di beberapa provinsi. Nantinya poin-pon ini bisa masuk di pasal RUU,” katanya.

Indospektrum

Recent Posts

Pemprov Jateng Andalkan Pariwisata untuk Kerek Pertumbuhan Ekonomi di Tahun 2027

KUDUS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan dua sektor baru sebagai penggerak ekonomi di Tahun…

5 jam ago

Pemprov Jateng Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Guru Non-ASN

SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak akan melakukan pemberhentian guru non-ASN (Aparatur Sipil Negara)…

6 jam ago

Tetap Layani Pendaftar, PMB UMS Buka Selama Cuti Bersama Iduladha 2026

SOLO - Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id tetap membuka layanan pada…

6 jam ago

Ahmad Luthfi Tinjau Pelatihan BIPTAK: Warga Kurang Mampu dan Disabilitas Siap Diserap 11 Perusahaan Mitra

SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tak henti-hentinya memberikan pelatihan ketrampilan bagi warga dari keluarga…

7 jam ago

Perkuat Perlindungan Hutan, Pemprov dan DPRD Jateng Susun Regulasi Rehabilitasi Lahan

SEMARANG — Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mendukung upaya pengetatan perlindungan kawasan hutan…

8 jam ago

Jawa Tengah Borong Penghargaan Kemendikdasmen di Hari Pendidikan 2026

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meraih berbagai pengharagaan pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan…

15 jam ago

This website uses cookies.