Categories: IndeksPendidikan

Tampil di AILGS 2026 India, Dua Mahasiswa FHIP UMS Usung AI untuk Hukum dan Kesehatan

Dua mahasiswa UMS (memakai baju almamater) tampil dalam AILGS-2026 di Bennett University, Greater Noida, Uttar Pradesh, India pada 6-8 Agustus 2026. Foto: Ist.

SOLO – Dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id tampil dalam International Conference on Artificial Intelligence, Legal Governance, and Sustainable Development: Constitutional, Regulatory and Sectoral Perspectives (AILGS-2026). Konferensi internasional diselenggarakan secara hibrida pada 6-8 Agustus 2026 di Bennett University, Greater Noida, Uttar Pradesh, India.

Kedua mahasiswa UMS berasal dari Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP), yakni Keenan Khadafi Windarto dan Hengkara Muhammad Bakda. Sementara, AILGS-2026 mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi hukum, mahasiswa, dan peserta dari berbagai negara untuk membahas perkembangan kecerdasan buatan (AI) dari perspektif hukum, tata kelola, dan pembangunan berkelanjutan.

AILGS-2026 diselenggarakan oleh Centre for Law, Technology and Innovation, School of Law, Bennett University, bekerja sama dengan Indian Law Institute, New Delhi; Rajiv Gandhi National University of Law, Punjab; serta Maharashtra National Law University, Mumbai.

Dalam forum tersebut, Hengkara Muhammad Bakda mempresentasikan kajian berjudul “Beyond Procedural Formalism: An AI-Driven Framework for Substantive Public Participation in Indonesia”. Kajian ini membahas partisipasi publik dalam pembentukan peraturan perundang-undangan di Indonesia yang dinilai masih cenderung bersifat formal-prosedural.

Hengkara menawarkan pengembangan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum sebagai infrastruktur partisipasi publik yang didukung kecerdasan buatan. AI dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat memahami rancangan peraturan, membandingkan perubahan rumusan, mengklasifikasikan masukan, hingga memetakan argumentasi para pemangku kepentingan.

“Model tersebut dilengkapi Legislative Participation Response Matrix untuk memastikan setiap aspirasi masyarakat dapat ditelusuri, dipertimbangkan, dan diberikan penjelasan secara terbuka,” ujarnya, Senin (17/8/2026).

Sementara itu, Keenan Khadafi Windarto mempresentasikan kajian berjudul “Reframing AI Governance in Healthcare: A Noetic Cyber-Law Approach to Algorithmic Accountability”. Kajian tersebut mengangkat persoalan pertanggungjawaban penggunaan AI dalam pelayanan kesehatan, termasuk bias algoritma, ketidakakuratan prediksi medis, perlindungan data pasien, serta ketidakjelasan pihak yang bertanggung jawab atas keputusan berbasis AI.

Melalui pendekatan Hukum Noetik, kajian tersebut mengintegrasikan waḥy sebagai landasan moral, ‘aql sebagai instrumen rasional, dan wāqi‘ sebagai pengujian empiris. Ketiga unsur tersebut diterapkan melalui Noetic Algorithmic Accountability Test yang mencakup pengujian tujuan, justifikasi, verifikasi, dan pemulihan.

Model tersebut menegaskan bahwa pemanfaatan AI dalam pelayanan kesehatan perlu tetap berorientasi pada perlindungan martabat manusia, dapat diawasi, divalidasi sesuai konteks lokal, serta menyediakan mekanisme pemulihan bagi pasien.

Dosen pembimbing yang turut mendampingi dua mahasiswa semester empat tersebut, Dr. Rizka, M.H., mengapresiasi keberanian dan kesiapan Keenan serta Hengkara dalam menyampaikan gagasan akademik di forum internasional.

“Keikutsertaan Keenan dan Hengkara sebagai presenter merupakan capaian yang membanggakan. Meskipun masih semester IV, keduanya telah berani menyampaikan gagasan, mempertahankan argumentasi, dan berdiskusi di hadapan panelis serta peserta dari berbagai negara,” ujarnya.

Menurutnya, pengalaman tersebut penting untuk membentuk daya kritis, kepercayaan diri, kemampuan komunikasi ilmiah, serta wawasan global mahasiswa.

Indospektrum

Recent Posts

Ahmad Luthfi Lepas Misi Kemanusiaan Pemprov Jateng Bantu Darurat Gempa NTT

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melepas keberangkatan 16 personel gabungan dan ribuan paket…

19 menit ago

FEB UMS dan MSU Malaysia Jajaki Kerja Sama Double Degree hingga Kolaborasi Riset Internasional

SOLO - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat jejaring internasional melalui…

54 menit ago

Perkuat Persatuan dalam Keberagaman, Warga Sektor 9 Gedangan Sukoharjo Gelar Tirakatan HUT Ke-81 RI

SUKOHARJO — Semangat kemerdekaan warga Perumahan Sektor 9, Desa Gedangan, Grogol Sukoharjo, sangat terasa. Tak…

14 jam ago

Anggun dan Luwes saat Tari Gambyong Menyapa Penumpang di Bandara Adi Soemarmo

SOLO - Bandara Adi Soemarmo menggelar ajang Menari bersama di Bandara dengan tema “Journey with…

18 jam ago

Viral Komentar Nir-Empati Pasien BPJS, Pakar UMS Tekankan Etika Digital dan Manajemen Layanan Kesehatan

SOLO – Fenomena viralnya komentar nir-empati terhadap pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) menjadi perhatian…

22 jam ago

Kukuhkan 45 Anggota Paskibraka Jateng 2026, Wagub Taj Yasin Pesan Pentingnya Integritas dan Kedisiplinan

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)…

23 jam ago

This website uses cookies.