Kamis, 27 Agustus 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Transformasi RS Daerah di Jateng: Fokus pada Peran, Bukan Lagi Sekadar Status

Indospektrum by Indospektrum
4 Juli 2026
in Indeks, News
0
Share on FacebookShare on Twitter
Sekda Jawa Tengah, Sumarno menghadiri sosialisasi Implementasi Permenkes Nomor 6 Tahun 2026 dan Implementasi iDRG di RSUD Dr Moewardi, Surakarta, Sabtu, 4 Juni 2026. Foto: Ist.

SOLO — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai menyiapkan arah baru pengembangan rumah sakit (RS) daerah seiring diterapkannya Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 6 Tahun 2026 tentang Rumah Sakit, dan sistem Indonesian Diagnosis Related Groups (iDRG).

Alih-alih berlomba mengejar status atau klasifikasi rumah sakit, Pemprov ingin setiap rumah sakit memiliki peran yang jelas sesuai kebutuhan masyarakat.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, saat sosialisasi Implementasi Permenkes Nomor 6 Tahun 2026 dan Implementasi iDRG di RSUD Dr Moewardi, Surakarta, Sabtu, 4 Juni 2026.

Menurut Sumarno, regulasi baru tersebut menjadi momentum untuk memetakan kembali posisi rumah sakit milik pemerintah provinsi, di tengah sistem layanan kesehatan yang semakin terintegrasi.

“Kalau kemarin kita mengejar untuk menjadi rumah sakit paripurna, utama, madya, justru yang lebih penting sekarang adalah memetakan posisi rumah sakit provinsi. Rumah sakit kita harus hadir di segmen mana dan kebutuhan masyarakat yang seperti apa yang harus dijawab,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kehadiran rumah sakit pemerintah harus saling melengkapi, bukan saling berebut pasien. Rumah sakit kabupaten/kota diperkuat untuk menangani layanan dasar, rumah sakit provinsi hadir ketika daerah membutuhkan layanan yang lebih kompleks, sedangkan rumah sakit milik pemerintah pusat mengisi layanan yang belum mampu ditangani daerah.

Dengan pembagian peran yang jelas, menurutnya, pelayanan kesehatan akan menjadi lebih efektif sekaligus mengurangi penumpukan pasien di rumah sakit rujukan besar.

“Kalau layanan dasar sebenarnya sudah bisa dilakukan di rumah sakit kabupaten, tidak perlu semuanya dibawa ke rumah sakit besar. Yang perlu dilakukan adalah memperkuat kapasitas rumah sakit di daerah sesuai kompetensinya,” katanya.

Selain membahas tata kelola rumah sakit, Sumarno mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan sektor kesehatan bukan banyaknya pasien yang datang ke rumah sakit, melainkan meningkatnya derajat kesehatan masyarakat.

Karena itu, ia meminta upaya promotif dan preventif menjadi perhatian yang sama besar dengan layanan kuratif.

“Kalau rumah sakit sepi tidak perlu sedih. Justru itu artinya masyarakat kita sehat. Yang paling penting adalah bagaimana meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sehingga kalau bisa orang tidak perlu masuk rumah sakit,” tegasnya.

Dalam arahannya kepada jajaran rumah sakit daerah, Sumarno juga menyoroti karakter Badan Layanan Umum (BLU) yang dituntut tidak hanya memberikan pelayanan terbaik, tetapi juga mengelola keuangan secara efisien.

Menurutnya, setiap layanan kesehatan perlu dihitung biaya riilnya agar rumah sakit mampu meningkatkan efisiensi tanpa mengurangi kualitas pelayanan.

“BLU memang diberi fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan, tetapi konsekuensinya harus lebih efisien dan efektif. Rumah sakit harus mengetahui biaya setiap tindakan medis sehingga pengelolaan anggaran benar-benar terukur,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan tersebut akan semakin penting seiring implementasi iDRG, yakni sistem pembayaran layanan rumah sakit berbasis kelompok diagnosis yang menggantikan pendekatan sebelumnya. Sistem ini mendorong rumah sakit memberikan pelayanan yang berkualitas dengan biaya yang lebih terukur dan efisien.

Sementara itu, Permenkes Nomor 6 Tahun 2026 menjadi salah satu regulasi yang mengatur penataan layanan rumah sakit agar pembagian fungsi antarjenjang pelayanan kesehatan semakin jelas, sehingga tidak terjadi tumpang tindih layanan maupun persaingan yang tidak perlu antarrumah sakit.

Bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kata Sumarno, implementasi regulasi baru tersebut menjadi kesempatan untuk menyusun peta layanan rumah sakit yang lebih tepat sasaran.

“Yang kita kejar bukan sesuatu yang muluk-muluk, tetapi bagaimana setiap rumah sakit mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai kompetensi yang dimiliki. Dengan begitu, layanan kesehatan akan semakin berkualitas sekaligus lebih mudah diakses masyarakat,” pungkasnya.

Tags: iDRGIndonesian Diagnosis Related GroupsRSUD Dr Moewardi
Previous Post

UMS Gelar Cultural Immersion 2026, Ajak 110 Mahasiswa Internasional Kenali Budaya Indonesia

Next Post

UMS Gelar Alumni Entrepreneur Summit 2026, Perkuat Ekosistem Kewirausahaan dan UMKM

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital RI Dr. Sonny Hendra Sudaryana memberikan paparan pada forum ignitePRO sebagai bagian dari rangkaian Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026. Foto: Ist.
Bisnis

Lewat ignitePRO di BATIC 2026, Telin Dorong Penerapan AI Nyata bagi Enterprise

by Indospektrum
27 Agustus 2026
Dua mahasiswa UMS, Ariz Fantrio Larosa dan Muh Radjabani Umara Qalbianl meraih Silver Medal di ajang 12th International Exhibition of Inventions di Guangzhou, China, pada 21-23 Agustus 2026. Foto: Ist.
Indeks

Olah Bulu Ayam dan Cangkang Telur Jadi Panel Dinding, Mahasiswa UMS Sabet Medali Perak di China

by Indospektrum
27 Agustus 2026
Launching SPMB SD UMS Global Citizen Tahun Ajaran 2027/2028. Foto: Ist.
Indeks

UMS Resmi Luncurkan SPMB SD UMS Global Citizen TA 2027/2028 di Kartasura

by Indospektrum
27 Agustus 2026
Kepala Bidang Energi Baru Terbarukan (EBT) Dinas ESDM Jateng, Dwi Suryono saat konferensi pers di Rumah Rakyat, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Rabu (26/8/2026). Foto : Ist.
Indeks

Potensi Panas Bumi Gunung Ungaran Mampu Hasilkan 55 Megawatt, Eksplorasi Ditarget Akhir 2028

by Indospektrum
26 Agustus 2026
Pelaksana Harian Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah, Isriadi Widodo mewakili Gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin memberikan keterangan pers. Foto : Ist.
Indeks

Pemprov Usulkan Tujuh Tokoh Jawa Tengah jadi Calon Pahlawan Nasional, Tambah Dua Nama Baru

by Indospektrum
26 Agustus 2026
Next Post
Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, M. Riza Damanik, ST., M.Si., Ph.D., IPU memberikan kuliah umum di acara Alumni Entrepreneur Summit 2026 di Kampus UMS, Sabtu (4/7/2026). Foto: Ist.

UMS Gelar Alumni Entrepreneur Summit 2026, Perkuat Ekosistem Kewirausahaan dan UMKM

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital RI Dr. Sonny Hendra Sudaryana memberikan paparan pada forum ignitePRO sebagai bagian dari rangkaian Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026. Foto: Ist.
Bisnis

Lewat ignitePRO di BATIC 2026, Telin Dorong Penerapan AI Nyata bagi Enterprise

27 Agustus 2026
Dua mahasiswa UMS, Ariz Fantrio Larosa dan Muh Radjabani Umara Qalbianl meraih Silver Medal di ajang 12th International Exhibition of Inventions di Guangzhou, China, pada 21-23 Agustus 2026. Foto: Ist.
Indeks

Olah Bulu Ayam dan Cangkang Telur Jadi Panel Dinding, Mahasiswa UMS Sabet Medali Perak di China

27 Agustus 2026
Launching SPMB SD UMS Global Citizen Tahun Ajaran 2027/2028. Foto: Ist.
Indeks

UMS Resmi Luncurkan SPMB SD UMS Global Citizen TA 2027/2028 di Kartasura

27 Agustus 2026
Kepala Bidang Energi Baru Terbarukan (EBT) Dinas ESDM Jateng, Dwi Suryono saat konferensi pers di Rumah Rakyat, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Rabu (26/8/2026). Foto : Ist.
Indeks

Potensi Panas Bumi Gunung Ungaran Mampu Hasilkan 55 Megawatt, Eksplorasi Ditarget Akhir 2028

26 Agustus 2026
Pelaksana Harian Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah, Isriadi Widodo mewakili Gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin memberikan keterangan pers. Foto : Ist.
Indeks

Pemprov Usulkan Tujuh Tokoh Jawa Tengah jadi Calon Pahlawan Nasional, Tambah Dua Nama Baru

26 Agustus 2026
(kiri ke kanan) Chief Executive Officer Telin Abdul Rahman Ansyori, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Direktur Wholesale & International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba saat konferensi pers BATIC 2026 di Nusa Dua, Bali, Selasa (25/8/2026). Foto: Ist.
Bisnis

Telin Gelar BATIC 2026 di Bali, Dorong Kolaborasi Ekosistem Digital dan AI Asia Pasifik

26 Agustus 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum