Categories: IndeksPendidikan

UNS Solo Raih Prestasi Global: 6 Bidang Masuk Terbaik QS World University Rankings by Subject 2026

Kampus UNS tampak dari depan. Foto: Ist.

SOLO – Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat global. Dalam pemeringkatan QS World University Rankings by Subject 2026, UNS berhasil masuk dalam jajaran universitas terbaik dunia pada enam bidang spesifik.

Enam bidang itu yakni, Art & Design, Accounting & Finance, Law & Legal Studies, Agriculture & Forestry, Economics & Econometrics; Business & Management Studies, serta dua bidang besar yaitu Arts & Humanities dan Social Sciences & Management.

Pada pemeringkatan tersebut, Art & Design_ berada pada posisi peringkat 201-300 dunia dan 3 nasional; Accounting & Finance 301-375 dunia dan 4 nasional; Law & Legal Studies berada pada posisi peringkat 351-400 dunia dan 6 nasional, Agriculture & Forestry berada pada posisi peringkat 401-475 dunia dan 5 nasional; Economic & Econometrics berada pada peringkat 401-450 dan 5 nasional; serta Business & Management berada pada posisi 551-600 dunia serta 6 nasional.

Pemeringkatan yang dirilis oleh QS Quacquarelli Symonds ini merupakan salah satu rujukan internasional dalam menilai kualitas perguruan tinggi. Pada edisi tahun ini, lebih dari 18.300 program studi dari 1.700 universitas di berbagai negara dianalisis untuk melihat kinerja akademik dan riset di 55 disiplin ilmu, sehingga mencerminkan tingginya tingkat persaingan di dunia pendidikan tinggi global.

Capaian UNS pada tahun ini menunjukkan perkembangan yang positif. Dari enam bidang studi yang masuk pemeringkatan, terdapat bidang yang mengalami peningkatan peringkat serta beberapa bidang yang mampu mempertahankan posisinya. Selain itu, terdapat pula bidang studi yang untuk pertama kalinya berhasil masuk dalam pemeringkatan dunia, menandakan adanya perluasan kekuatan akademik UNS.

Selain capaian pada bidang studi spesifik, UNS juga tercatat masuk dalam dua kelompok bidang keilmuan yang lebih luas atau broad subject, yaitu Art & Humanities dan Social Sciences & Management, yang masing-masing berada pada kelompok peringkat 501-550 dunia. Hal ini semakin menegaskan bahwa kekuatan UNS tidak hanya pada bidang tertentu, tetapi juga pada rumpun ilmu secara keseluruhan.

Pada pemeringkatan QS World University Rankings by Subject tahun sebelumnya, UNS tercatat masuk dalam lima bidang. Tahun ini, capaian tersebut meningkat menjadi delapan bidang (6 subjects dan 2 broad subjects) yang berhasil menembus pemeringkatan. Dari jumlah tersebut, lima bidang berhasil masuk dalam jajaran Top 500 dunia QS World University Rankings by Subject.

Beberapa di antaranya adalah Art & Design, Accounting & Finance, serta Economics & Econometrics yang bahkan berhasil menempati posisi lima besar di Indonesia.

Pemeringkatan ini disusun dengan menggunakan sejumlah indikator utama, seperti reputasi akademik dan reputasi lulusan di dunia kerja, jumlah sitasi penelitian, produktivitas riset, serta tingkat kolaborasi internasional. Dengan demikian, penilaian tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran, tetapi juga pada kontribusi nyata perguruan tinggi melalui penelitian dan jejaring global.

Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen UNS untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat budaya riset, serta memperluas kolaborasi internasional. Di tengah dinamika pendidikan tinggi global yang semakin kompetitif, capaian ini menunjukkan bahwa UNS mampu mempertahankan eksistensinya sekaligus terus berkembang untuk meraih pengakuan di tingkat dunia.

Secara nasional, Indonesia mencatat 159 program studi dari 26 perguruan tinggi yang berhasil masuk dalam pemeringkatan ini. Kehadiran UNS dalam daftar tersebut turut memperkuat posisi Indonesia dalam peta pendidikan tinggi global.

Ke depan, UNS akan terus mendorong pengembangan bidang-bidang unggulan, meningkatkan kualitas penelitian, serta memperluas kerja sama internasional sebagai bagian dari upaya menghadirkan pendidikan tinggi yang berdampak dan relevan, baik di tingkat nasional maupun global.

Indospektrum

Recent Posts

Indonesia Masuk 10 Negara Terkotor, Pakar UMS Soroti Kemalasan Membuang Sampah

SOLO - Dalam laporan Ultimate Kilimanjaro pada tahun 2025, Indonesia termasuk dalam kategori 10 negara…

1 jam ago

Boyong 28 UMKM ke KKI 2026, BI Solo Cetak Omzet Rp3,5 Miliar

JAKARTA – Sebanyak 28 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia…

3 jam ago

Respons Cepat Aduan PKH di Medsos, Langkah Gubernur Ahmad Luthfi Tuai Pujian Netizen

SEMARANG - Unggahan Gubernur Ahmad Luthfi di akun instagram pribadinya sedang disorot netizen. Postingan pada…

15 jam ago

UMS Resmi Ditunjuk Jadi Venue Utama ABU Robocon 2027 di Indonesia

SOLO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id semakin menegaskan kiprahnya di tingkat internasional setelah dipercaya…

16 jam ago

PROJEK-D VOL.5 Siap Digelar di De Tjolomadoe, Tampilkan 4 Panggung Hingga Gelak Tawa Stand Up Indo Solo

SOLO - Perhelatan musik PROJEK-D VOL.5 siap digelar pada 5 September 2026 di De Tjolomadoe,…

17 jam ago

Viral Aksi Moshing Mahasiswa di Pendopo, Rektor ISI Solo Minta Maaf dan Siapkan Sanksi

SOLO - Aksi sejumlah orang diduga mahasiswa melakukan moshing di Pendopo Institut Seni Indonesia (ISI)…

19 jam ago

This website uses cookies.