Categories: IndeksPendidikan

Akselerasi Menuju Kampus Unggul, UMS dan LLDIKTI VI Berbagi Strategi Transformasi di UMPKU

Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., bersama Prof. Dr. Aisyah Endah Palupi selaku Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah menjadi narasumber dalam kegiatan Strategic Leadership Forum pada Kamis, 9 April 2026 di Kampus UMPKU. Foto: Ist.

SOLO – Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., bersama Prof. Dr. Aisyah Endah Palupi selaku Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah menjadi narasumber utama dalam sebuah kegiatan Strategic Leadership Forum. Kegiatan ini mengusung tema ‘Transformasi Pengembangan Kelembagaan dan Akademik menuju Perguruan Tinggi Unggul dan Berdaya Saing Global’.

Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Kamis, 9 April 2026, bertempat di Auditorium Lantai 5 Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta (UMPKU), dan dihadiri oleh pimpinan, dosen, serta civitas akademika.

Pada sesi pemaparan pertama, Rektor UMS menyampaikan materi dengan pendekatan dialogis bersama para dosen senior UMPKU. Diskusi tersebut berfokus pada visi dan mimpi besar yang diharapkan dapat dicapai oleh institusi di masa depan, serta strategi konkret yang perlu disiapkan untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

Dalam paparannya, Harun menekankan bahwa transformasi perguruan tinggi harus dimulai dari penguatan mindset dan budaya akademik yang adaptif, inovatif, serta berorientasi pada mutu. “Kami dorong civitas akademika untuk tidak hanya berorientasi pada rutinitas administratif, tetapi juga pada penciptaan nilai tambah melalui tridharma perguruan tinggi,” ujar Harun, Kamis (9/4/2026).

Lebih lanjut, ia menggarisbawahi pentingnya kepemimpinan strategis yang visioner dan kolaboratif dalam mengakselerasi kemajuan institusi. Menurutnya, perguruan tinggi perlu membangun ekosistem yang mendukung inovasi, memperkuat jejaring kerja sama, serta mengoptimalkan potensi sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Harun juga menyoroti urgensi diferensiasi dan keunggulan kompetitif institusi. Ia mengajak UMPKU untuk mampu mengidentifikasi kekuatan unik yang dimiliki, kemudian mengembangkannya menjadi center of excellence yang diakui secara nasional maupun internasional. Selain itu, ia menekankan pentingnya tata kelola yang lincah agar perguruan tinggi mampu merespons dinamika perubahan secara cepat dan tepat.

Sebagai penutup sesi, Harun menegaskan bahwa keberhasilan transformasi tidak hanya ditentukan oleh perencanaan strategis, tetapi juga oleh konsistensi implementasi dan komitmen bersama seluruh elemen institusi.

Selanjutnya, Prof. Dr. Aisyah Endah Palupi memaparkan strategi pengembangan perguruan tinggi menuju keunggulan dan daya saing global. Ia menyoroti target peningkatan akreditasi program studi unggul sebesar 15 persen, penguatan kepangkatan dosen melalui jabatan fungsional, serta pembenahan tata kelola perguruan tinggi. Aspek tata kelola tersebut mencakup penyusunan dan implementasi Statuta, Rencana Strategis (Renstra), Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran (VMTS), Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Rencana Operasional, serta Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP).

“Pembangunan perguruan tinggi memerlukan sinergi yang kuat dan hubungan harmonis antara badan penyelenggara dengan pengelola institusi,” ujar Aisyah.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya sinergi internal dan eksternal yang melibatkan tiga elemen utama, yaitu pihak eksternal, perguruan tinggi itu sendiri, serta Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME).

Sebelumnya, Weni Hastuti, M.Kes., Ph.D, selaku Rektor UMPKU dalam sambutannya menegaskan bahwa UMPKU merupakan kampus transformatif yang telah memperoleh pengakuan dari Jawa Pos. Ia juga menyampaikan beberapa poin strategis, di antaranya pentingnya adaptasi terhadap perubahan zaman, penguatan kolaborasi antar elemen, serta komitmen untuk menjadikan UMPKU sebagai perguruan tinggi yang kuat dan mandiri secara finansial.

Forum ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat arah transformasi kelembagaan dan akademik, sekaligus mendorong terciptanya perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat global.

Indospektrum

Recent Posts

KAI Daop 6 Gelar Safety Rangers Goes to School di SDN Kabangan Solo

SOLO - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menggelar kegiatan Safety…

8 jam ago

Keikutsertaan Indonesia Gabung BoP Digugat ke MK, Persetujuan DPR Jadi Sorotan

SOLO - Langkah Presiden RI, Prabowo Subianto yang membawa Indonesia bergabung ke Board of Peace…

8 jam ago

Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Kadin “Keroyok” Kemiskinan Ekstrem di Jawa Tengah

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengajak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) berkolaborasi dalam…

9 jam ago

FHIP UMS Gelar ICRTLAW ke-5: Soroti Tantangan Keamanan Siber dan Perlindungan HAM di Era Digital

SOLO - Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) http://ums.ac.id menyelenggarakan International…

9 jam ago

Brebes Bakal Jadi Lokasi Mega Farm Terbesar di Indonesia, Kapasitas 30 Ribu Ekor Sapi

SEMARANG – Peternakan sapi perah terpadu (mega farm) berskala besar dengan kapasitas mencapai 30 ribu…

10 jam ago

Pemprov Jateng Dorong Percepatan Raperda Garis Sempadan demi Ketertiban Ruang

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong percepatan pembahasan Rencana Peraturan Daerah (Raperda) tentang Garis…

13 jam ago

This website uses cookies.