Minggu, 21 Juni 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Gagasan

Bisnis Keluarga Jadi Akar Stagnasi UMKM? Ini Penjelasan Guru Besar UMS

Indospektrum by Indospektrum
27 April 2026
in Gagasan, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
Prof. Kussudyarsana, Ph.D., guru besar ke-71 UMS. Foto: Ist.

SOLO – Permasalahan stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total UMKM dinilai menunjukkan rendahnya mobilitas vertikal pelaku usaha, sehingga berdampak pada produktivitas, daya saing, hingga kontribusi ekspor nasional yang masih terbatas.

Fenomena ini menjadi perhatian serius Prof. Kussudyarsana, Ph.D., guru besar ke-71 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id yang menilai bahwa sebagian besar UMKM di Indonesia cenderung bertahan di level mikro tanpa mengalami peningkatan skala usaha.

“Kalau dianalogikan seperti pendidikan, ini seperti terus berada di jenjang SD tanpa pernah naik ke tingkat berikutnya. Akibatnya, produktivitas rendah dan kontribusi ekonomi juga terbatas,” ungkapnya saat jumpa pers jelang pengukuhan guru besar, Senin (27/4/2026)

Selain itu, minimnya pencatatan usaha melalui Nomor Induk Berusaha (NIB) turut memperparah kondisi. Saat ini, hanya sebagian kecil UMKM yang terdata secara resmi, sehingga menyulitkan pemerintah dalam melakukan pemetaan, pengawasan, hingga pemberian intervensi yang tepat.

Dengan kontribusi UMKM yang besar pada perekonomian Indonesia, menurut Kussudyarsana, masih banyak hal yang harus diperbaiki. Dari sisi manajerial dan kelembagaan, UMKM Indonesia terlihat masih lemah. Mengacu pada data Kementerian UMKM tahun 2025, jumlah UMKM yang telah memiliki NIB baru 1,22% dan sisanya sebanyak 98, 78% belum mempunyai NIB. Adapun dari kepemilikan laporan keuangan, sebanyak 96, 49% belum mempunyai laporan keuangan, dan hanya 3,51% yang telah mempunyai.

Kemudian jika di lihat pada tingkat partisipasinya dalam kancah internasional, khususnya Global Value Chain, kontribusi UMS selama 20 tahun baru menghasilkan kenaikan 4%. Angka ini jauh tertinggal dibandingkan dengan Vietnam yang telah mengalami peningkatan sebesar 15-20% tingkat partisipasinya pada Global Value Chain (Kementerian UMKM 2025).

Dalam pemaparannya, Kussudyarsana menjelaskan bahwa akar persoalan UMKM tidak bisa dilepaskan dari karakteristik perusahaan keluarga yang mendominasi struktur bisnis di Indonesia. Ia menuturkan bahwa kajian mengenai perusahaan keluarga masih relatif terbatas, padahal memiliki perbedaan signifikan dibandingkan perusahaan pada umumnya.

“Perusahaan keluarga memiliki dimensi khusus seperti social emotional wealth, adanya tumpang tindih antara kepentingan bisnis dan keluarga, hingga asymmetric altruism. Ini membuat pendekatannya tidak bisa disamakan dengan perusahaan biasa,” jelasnya.

Penelitian terkait UMKM telah dimulai sejak lebih dari 15 tahun lalu, berangkat dari disertasi saat studi di Australia, kemudian difokuskan pada UMKM berbasis keluarga. Dari hasil kajian tersebut, ia menemukan bahwa sebagian besar UMKM masih berada pada tahap awal tata kelola, yakni relational governance, yang mengandalkan hubungan keluarga atau pertemanan dalam akses modal dan pengelolaan usaha.

Menurutnya, kondisi ini menjadi salah satu penyebab sulitnya UMKM berkembang ke tahap yang lebih formal dan profesional. Oleh karena itu, diperlukan intervensi yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh aspek ekosistem dan pembinaan berkelanjutan.

“Selama ini kita cenderung membiarkan bisnis berjalan seperti seleksi alam. Padahal, perlu ada pemetaan, rekam jejak usaha, dan treatment yang tepat agar mereka bisa naik kelas,” tegasnya.

Ia pun mendorong adanya pendekatan sistematis dari pemerintah, seperti pembangunan ekosistem pendampingan yang terstruktur, layaknya intervensi kesehatan masyarakat pada masa lalu. Dengan demikian, UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.

Tags: UMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

UMS Sabet Juara Umum II di Law Undip Taekwondo Championship 2026, Borong 22 Medali

Next Post

UPT Perpustakaan UNS Gelar International Short Course, Perkuat Publikasi Ilmiah Berbasis SDGs

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak. Foto: Ist.
Indeks

Bareskrim Polri Tahan FH, Founder PT DSI Terkait Kasus Penipuan Investasi

by Indospektrum
21 Juni 2026
Pembukaan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 di De Tjolomadoe, Karanganyar, Sabtu pagi (20/6/2026). Foto: Ist.
Indeks

Ribuan Gen Z dan Gen Alpha Meriahkan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 di De Tjolomadoe

by Indospektrum
20 Juni 2026
Para pesepeda menikmati ziarah budaya bertajuk Jasirah Heritage Cycling 2026. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Menyusuri Jejak Masa Lalu: Jasirah Heritage Cycling 2026 Rajut Sejarah dan Pariwisata Jawa Tengah

by Indospektrum
20 Juni 2026
Perum BULOG Kantor Cabang Surakarta terus melakukan penyerapan gabah/beras di Solo Raya. Foto: Ist.
Indeks

Jelang Panen Gadu, BULOG Surakarta Perluas Penyerapan Gabah di Wilayah Solo Raya

by Indospektrum
20 Juni 2026
Yudisium dan pembekalan calon wisudawan Pendidikan Jasmani FKIP UMS. Foto: Ist.
Indeks

Perkuat Kaderisasi, Prodi Penjas UMS Pastikan Lulusan Miliki KTAM

by Indospektrum
20 Juni 2026
Next Post
UPT Perpustakaan UNS Solo menggelar International Short Course on SDGs: Effective Scientific Writing and Publication Strategies toward SDG 4 and SDG 17. Foto: ist.

UPT Perpustakaan UNS Gelar International Short Course, Perkuat Publikasi Ilmiah Berbasis SDGs

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak. Foto: Ist.
Indeks

Bareskrim Polri Tahan FH, Founder PT DSI Terkait Kasus Penipuan Investasi

21 Juni 2026
Pembukaan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 di De Tjolomadoe, Karanganyar, Sabtu pagi (20/6/2026). Foto: Ist.
Indeks

Ribuan Gen Z dan Gen Alpha Meriahkan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 di De Tjolomadoe

20 Juni 2026
Para pesepeda menikmati ziarah budaya bertajuk Jasirah Heritage Cycling 2026. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Menyusuri Jejak Masa Lalu: Jasirah Heritage Cycling 2026 Rajut Sejarah dan Pariwisata Jawa Tengah

20 Juni 2026
Perum BULOG Kantor Cabang Surakarta terus melakukan penyerapan gabah/beras di Solo Raya. Foto: Ist.
Indeks

Jelang Panen Gadu, BULOG Surakarta Perluas Penyerapan Gabah di Wilayah Solo Raya

20 Juni 2026
Yudisium dan pembekalan calon wisudawan Pendidikan Jasmani FKIP UMS. Foto: Ist.
Indeks

Perkuat Kaderisasi, Prodi Penjas UMS Pastikan Lulusan Miliki KTAM

20 Juni 2026
Panashe Ndlovu, lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi Kelas Internasional asal Zimbabwe. Foto: Ist.
Indeks

Wisuda Periode IV 2025/2026, UMS Luluskan 1.217 Wisudawan dan Kukuhkan 10 Mahasiswa Internasional

20 Juni 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum