Categories: IndeksNews

PP Muhammadiyah Gandeng UMS Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Infrastruktur Geospasial

Suasana kunjungan BPU PP Muhammadiyah ke UMS di Ruang Meeting BPH, lantai 6 Gedung Induk Siti Walidah UMS. Foto: Ist.

SOLO – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menugaskan Biro Pengembangan Organisasi (BPO) untuk melaksanakan rapat koordinasi dengan Rektor dan Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama tim-tim terkait, Selasa (27/1/2026). Acara dilaksanakan di Ruang Meeting BPH Lt.6 Gedung Induk Siti Walidah (GISW).

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari sejumlah surat resmi PP Muhammadiyah yang menugaskan UMS dalam pengembangan strategis organisasi persyarikatan. Penugasan tersebut tertuang dalam Surat PP Muhammadiyah Nomor 1920/I.0/A/2025 tentang Penunjukan UMS sebagai Pusat Pengembangan Infrastruktur Informasi Geospasial Muhammadiyah.

Kemudian Surat Nomor 1798/I.0/A/2025 tentang Permohonan Pembentukan Tim Penyusun Petunjuk Teknis Keamanan Data dan Informasi Digital, serta Surat Nomor 1797/I.0/A/2025 tentang Permohonan Pembentukan Tim Penyusun Peraturan Pengadaan Barang dan Jasa Muhammadiyah.

Mengawali kegiatan, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMS, Drs. Marpuji Ali, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PP Muhammadiyah kepada UMS. Ia menilai perkembangan organisasi Muhammadiyah saat ini sangat pesat, meskipun di sisi lain regulasi kerap berjalan lebih lambat dibanding dinamika persyarikatan.

“Kondisi ini menunjukkan adanya keberhasilan sekaligus tantangan Muhammadiyah ke depan. Saya berharap di bawah kepemimpinan Ketua Biro Pengembangan Organisasi PP Muhammadiyah yang baru, regulasi dan penataan organisasi dapat semakin mengimbangi kebutuhan pengembangan persyarikatan yang terus meluas,” ujar Marpuji.

Ia juga menyoroti posisi Muhammadiyah yang kerap disebut menyerupai organisasi kenegaraan, baik dari skala maupun sistemnya. Beberapa istilah dan konsep yang berkembang di Muhammadiyah, lanjutnya, bahkan turut mewarnai kebijakan dan terminologi di pemerintahan, termasuk konsep kemajuan dalam bidang pendidikan.

Marpuji menegaskan bahwa seluruh perkembangan tersebut merupakan tanggung jawab bersama untuk mendukung kemajuan Indonesia. Ia berharap Muhammadiyah ke depan tetap mampu menyelaraskan diri dengan dinamika nasional, tanpa meninggalkan jati diri sebagai gerakan amar ma’ruf nahi munkar yang dijalankan secara bijaksana.

Ketua BPO PP Muhammadiyah, Dr. Punang Amaripuja, S.E., S.T., M.I.T., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas penerimaan jajaran pimpinan UMS. Ia menekankan bahwa tugas BPO sangat besar sehingga membutuhkan kolaborasi erat dengan berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), termasuk perguruan tinggi.

“Rapat koordinasi ini menjadi ruang untuk membangun kerja sama konkret antara Biro Pengembangan Organisasi dan UMS. Agenda pembahasan meliputi pemaparan gambaran umum tugas BPO, pendalaman peran UMS sebagai Pusat Pengembangan Infrastruktur Informasi Geospasial Muhammadiyah, serta pembahasan sejumlah draf regulasi yang kami minta untuk disusun bersama UMS,” jelas Punang.

Regulasi tersebut mencakup tata kerja organisasi, keamanan Data dan Informasi Digital Muhammadiyah (DIDM), hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Saat ini, BPO menjalankan lima bidang kerja, antara lain regulasi dan arbitrase, manajemen mutu dan peningkatan kinerja, sistem informasi persyarikatan, infrastruktur informasi geospasial, serta pelatihan dan sumber daya organisasi.

Ia menambahkan, BPO juga membangun ekosistem kerja sama dengan berbagai entitas di PP Muhammadiyah, seperti Pusdiklatmu, LSPMu, Muhammadiyah Scholarship Agency, serta Majelis Pustaka dan Informasi dalam pengembangan Sistem Informasi Muhammadiyah (Sismu).

Melalui sistem informasi terintegrasi dan penguatan sertifikasi sumber daya manusia, BPO berharap koordinasi antarunit di Muhammadiyah dapat semakin solid. Keterlibatan UMS dalam agenda strategis ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola persyarikatan secara profesional, terstandar, dan berkelanjutan.

Indospektrum

Recent Posts

Ahmad Luthfi Instruksikan Pemetaan Potensi Ekonomi Kreatif di Jateng

SALATIGA — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta seluruh kabupaten/kota segera memetakan potensi ekonomi kreatif…

1 jam ago

Polri Perluas Layanan Perpanjangan SIM Online di Jateng, Ini Daftar Wilayahnya

SOLO - Polri menghadirkan kemudahan dalam proses perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) sebagai upaya meningkatkan…

1 jam ago

UNS dan East China Normal University Tandatangani Kesepakatan Kerja Sama Akademik

SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menjalin kerja sama dengan East China Normal University…

2 jam ago

Jaga Stabilitas Pangan, TPID Jateng Pertemukan 111 Produsen dan 99 Pembeli Komoditas

SEMARANG — Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jawa Tengah mempertemukan 111 produsen dan 99 offtaker…

2 jam ago

Webinar UMS: Mengubah Tantangan AI Menjadi Peluang Belajar Matematika

SOLO - Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta…

4 jam ago

Ekspor Satu Pintu BUMN: Solusi Amankan Devisa atau Potensi Beban Pengusaha? Ini Kata Pakar UMS

SOLO - Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id, Dr. Akbar…

5 jam ago

This website uses cookies.