Categories: IndeksPendidikan

Wisudawati Asal Madagaskar Raih Predikat Cumlaude di FEB UMS, Akui Betah di Solo

Wisudawati asal Madagaskar, Ratsimandresy Neciah Fahombiazana, mahasiswi Program Studi Manajemen Internasional UMS meraih predikat cumlaude, sekaligus menjadi lulusan terbaik di program studinya. Foto: Ist.

SOLO – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Upacara Pembekalan dan Pelepasan Calon Alumni di Ruang Seminar Dr. H. Syamsudin, Lantai 8 Gedung Ahmad Syafii Maarif Kamis (2/4/2026). Sebanyak 625 mahasiswa resmi dilepas sebagai calon wisudawan dalam suasana penuh haru dan kebanggaan.

Salah satu yang mencuri perhatian dalam prosesi tersebut adalah wisudawati asal Madagaskar, Ratsimandresy Neciah Fahombiazana, yang akrab disapa Neciah. Mahasiswi Program Studi Manajemen Internasional ini berhasil meraih predikat cumlaude, sekaligus menjadi lulusan terbaik di program studinya.

Dalam wawancara, Neciah mengungkapkan kesan mendalam selama menempuh pendidikan di UMS. Ia menyebut pengalamannya menjadi mahasiswa UMS sebagai sesuatu yang sangat menyenangkan dan berkesan.

“Pengalaman saya di UMS, jika dirangkum dalam satu kata, adalah luar biasa,” ujarnya.

Ia menilai lingkungan pertemanan di Solo sangat ramah dan suportif, sehingga membantunya beradaptasi dengan perbedaan budaya, bahasa, hingga sistem pendidikan.

Menurutnya, tidak hanya teman, para dosen di UMS juga sangat responsif dan sabar dalam membimbing mahasiswa. Sistem pendidikan yang diterapkan dinilai relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini, sehingga membekali mahasiswa dengan kesiapan menghadapi karier di masa depan.

Neciah merupakan penerima beasiswa International Priority Scholarship (IPS) dari UMS. Ia mengaku pengalaman kuliah di Solo bahkan melampaui ekspektasinya. Ia merasa menemukan “keluarga baru” yang membuat proses adaptasi menjadi lebih mudah meskipun jauh dari kampung halaman.

Selama di Indonesia, ia juga aktif menjelajahi berbagai daerah, seperti Jakarta, Yogyakarta, Boyolali, Malang, Ponorogo, Jember, hingga Bali. Selain itu, ia sempat terlibat dalam kegiatan paduan suara kampus, yang menjadi salah satu pengalaman paling berkesan selama masa studinya.

Dalam waktu dekat, Neciah akan kembali ke Madagaskar. Ia mengaku akan merindukan kebersamaan, perjalanan, serta berbagai pengalaman selama di Indonesia, termasuk kuliner favoritnya seperti nasi goreng, ayam bakar, dan mi ayam. Ia juga menyampaikan harapannya untuk UMS agar terus berkembang.

“Saya berharap UMS terus meningkatkan kualitas di berbagai aspek,” tuturnya.

Khusus untuk FEB, ia berharap ke depan semakin banyak program studi yang membuka kelas internasional.

Dekan FEB UMS, Prof. Dr. Muzakar Isa, S.E., M.Si., CSBA., CIPE, dalam sambutannya menyampaikan bahwa FEB UMS kini telah berusia 45 tahun dengan tujuh program studi yang mencakup jenjang S1 hingga S3. Ia menegaskan komitmen fakultas untuk terus meningkatkan kualitas, termasuk target seluruh program studi meraih akreditasi unggul pada tahun 2027.

Ia juga menyoroti capaian internasional, seperti program double degree dan pertukaran pelajar yang telah diikuti puluhan mahasiswa. Hal ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FEB UMS mampu bersaing di tingkat global.

“Gelar yang disematkan bukan sekadar akademik, tetapi amanah untuk memberikan manfaat kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Dekan I FEB UMS, Aflit Nuryulia Praswati, S.E., M.M., menyampaikan bahwa dari 625 calon wisudawan, sebanyak 308 mahasiswa berhasil meraih predikat cumlaude. Program Studi Manajemen menjadi penyumbang lulusan terbanyak sekaligus jumlah cumlaude terbesar.

Ia juga mengumumkan para lulusan terbaik dari masing-masing program studi dengan capaian IPK tinggi sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik yang diraih.

Mengakhiri acara, Aflit berpesan agar para lulusan terus belajar, adaptif terhadap perubahan, serta menjaga integritas dan nama baik almamater.

“Hari ini bukan akhir, tetapi awal dari perjalanan baru. Jadilah lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga membawa kebermanfaatan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Indospektrum

Recent Posts

Gelaran Slamet Trail Run 2026 Diharap Pulihkan Wisata Guci Tegal

TEGAL – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memanfaatkan pelaksanaan Slamet Trail Run 2026 untuk memulihkan kembali…

8 jam ago

Hari Jadi ke-68 UMS: Beri Apresiasi bagi Dosen, Tendik, hingga Mahasiswa Berprestasi

SOLO - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memberikan apresiasi kepada dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa…

13 jam ago

Wamen KKP Ajak UMS Kolaborasi Bangun 5.000 Kampung Nelayan Modern

SOLO - Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (Wamen KKP) Prof. Dr. Irwan Meilano, S.T., M.Sc.,…

13 jam ago

Hari Jadi ke-68 UMS: Teguhkan Komitmen Tumbuh Berbasis Mutu dan Menguatkan Peradaban

SOLO - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id meneguhkan komitmen untuk terus tumbuh berbasis mutu, memberikan…

14 jam ago

Puji Pengabdian Guru PAUD dan TK, Ahmad Luthfi: Dengan Gaji Pas-pasan, Ibu-ibu Bekerja dengan Hati

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyampaikan apresiasinya kepada seluruh guru Pendidikan Anak Usia…

14 jam ago

Dinilai Merakyat dan Humanis, Gaya Kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi Tuai Pujian Akademisi Ilmu Sosial

SEMARANG – Sejumlah akademisi ilmu sosial dan politik berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyoroti kepemimpinan…

14 jam ago

This website uses cookies.