Sabtu, 27 Juni 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Hari Bumi di UMS: Pakar Soroti Kenaikan Harga Plastik dan Dampak Strukturalnya

Indospektrum by Indospektrum
22 April 2026
in Indeks, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter
Ilustrasi – Pusat studi Lingkungan UMS melakukan upaya merestorasi alam. Foto: Ist.

SOLO – Momentum Hari Bumi Sedunia tahun ini menyoroti isu kenaikan harga plastik yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga merambah aspek ekonomi dan sosial masyarakat. Fenomena ini menjadi perhatian serius berbagai kalangan, termasuk akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta ums.ac.id (UMS).

Wakil Dekan I Fakultas Geografi UMS, Dr. Choirul Amin, S.Si., M.M., memaknai Hari Bumi sebagai lebih dari sekadar seremoni lingkungan. Ia menilai bahwa persoalan plastik saat ini telah memasuki fase struktural yang berkaitan erat dengan sistem ekonomi, energi, hingga ketimpangan sosial.

“Dulu plastik hanya dipandang sebagai sampah, tetapi sekarang kita mulai melihat bahwa ini bagian dari sistem besar yang saling terhubung. Momentum Hari Bumi ini penting untuk menggeser cara pandang tersebut,” ujarnya, Rabu (21/4/2026).

Menurutnya, kenaikan harga plastik tidak lepas dari faktor global. Plastik sebagai produk turunan minyak sangat dipengaruhi fluktuasi harga energi dunia, ditambah dengan kebijakan pembatasan produksi plastik baru serta gangguan rantai pasok pascapandemi.

Dilansir dari liputan6.com, Founder & Chairman Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi menilai, gangguan rantai pasok global telah mulai berdampak langsung pada ketersediaan bahan baku industri non energi) di Indonesia. Indikasi paling nyata terlihat dari lonjakan harga plastik domestik yang meningkat hingga 50-100 persen.

Kondisi ini, lanjutnya, memberikan dampak beragam terhadap pola konsumsi masyarakat. Secara teori, harga plastik yang meningkat seharusnya menekan penggunaannya, namun realitas di lapangan menunjukkan hal yang berbeda.

“Masyarakat kelas menengah atas mungkin bisa beralih ke produk ramah lingkungan, tetapi kelompok bawah justru paling terdampak karena harga barang kemasan ikut naik. Di sini terlihat adanya ketidakadilan lingkungan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kenaikan harga plastik belum tentu secara otomatis menekan penggunaan plastik sekali pakai. Tanpa adanya alternatif yang terjangkau dan kebijakan yang mendukung, masyarakat tetap akan memilih plastik karena faktor kepraktisan dan biaya.

Selain itu, terdapat risiko munculnya alternatif bahan yang tampak lebih ramah lingkungan namun sebenarnya belum tentu berkelanjutan. Ia menilai penting untuk melihat seluruh siklus produksi sebelum mengklaim suatu bahan lebih “hijau”.

Di sisi lain, kenaikan harga plastik juga membuka peluang dalam pengelolaan sampah. Nilai ekonomi plastik yang meningkat dapat mendorong aktivitas pengumpulan dan daur ulang, sekaligus memperkuat peran sektor informal seperti pemulung.

“Ini bisa menjadi peluang untuk mempercepat ekonomi sirkular, di mana sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah, tetapi sebagai sumber daya. Bahkan, ini bisa terjadi secara alami karena dorongan ekonomi,” ungkapnya.

Namun demikian, ia menekankan pentingnya peran pemerintah dalam memastikan kebijakan yang adil dan berkelanjutan. Regulasi pembatasan plastik sekali pakai, insentif daur ulang, serta penguatan sistem pengelolaan sampah dinilai menjadi langkah krusial.

Lebih lanjut, ia menyebut perguruan tinggi seperti UMS memiliki peran strategis melalui riset, edukasi, dan inovasi teknologi. Kampus diharapkan tidak hanya menghasilkan kajian akademik, tetapi juga terlibat langsung dalam implementasi solusi di masyarakat.

Dosen UMS itu mengajak masyarakat untuk tidak hanya berfokus pada pengurangan plastik, tetapi juga memahami dampaknya secara menyeluruh.

“Pilihan kecil kita terhubung dengan sistem besar. Jadi, lakukan dengan kesadaran, bukan sekadar mengikuti tren,” pungkasnya.

Tags: Hari BumiUMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

Lepas Kloter Pertama Embarkasi Solo, Ini Pesan Taj Yasin untuk Jemaah Haji Jateng

Next Post

UNS Jatuhkan Sanksi untuk Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Ahmad Luthfi membuka kejuaraan Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open Tournament 2026 di GOR Jatidiri Semarang pada 26–28 Juni 2026. Foto: Ist.
Indeks

Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open 2026: 2.935 Atlet Adu Kemampuan di GOR Jatidiri

by Indospektrum
27 Juni 2026
Indeks

Mahasiswa KKN Internasional UMS Ajak Anak-anak SB Banting Belajar Sains Lewat Pembuatan Es Krim

by Indospektrum
27 Juni 2026
Gubernur Ahmad Luthfi saat acara Penandatanganan Surat Dukungan Asta Cita Presiden RI yang diprakarsai DPP Papdesi di Koperasi Desa Merah Putih Bergas Kidul, Kabupaten Semarang, Sabtu 27 Juni 2026. Foto: Ist.
Indeks

Ahmad Luthfi Dorong Desa Jadi Pemasok Utama Program MBG di Jateng

by Indospektrum
27 Juni 2026
Dosen FAI UMS, Dr. Imron Rosyadi, M.Ag. Foto: Ist.
Gagasan

Dosen FAI UMS Jelaskan Pandangan Muhammadiyah Mengenai Polemik Cadar bagi Muslimah

by Indospektrum
27 Juni 2026
Suasana malam pembukaan Jateng Fair 2026 di PRPP Semarang, Jumat 26 Juni 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

Targetkan 150 Ribu Pengunjung, Jateng Fair 2026 Resmi Dimulai

by Indospektrum
27 Juni 2026
Next Post
Kampus UNS Solo tampak dari depan. Foto: Ist.

UNS Jatuhkan Sanksi untuk Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Ahmad Luthfi membuka kejuaraan Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open Tournament 2026 di GOR Jatidiri Semarang pada 26–28 Juni 2026. Foto: Ist.
Indeks

Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open 2026: 2.935 Atlet Adu Kemampuan di GOR Jatidiri

27 Juni 2026
Indeks

Mahasiswa KKN Internasional UMS Ajak Anak-anak SB Banting Belajar Sains Lewat Pembuatan Es Krim

27 Juni 2026
Gubernur Ahmad Luthfi saat acara Penandatanganan Surat Dukungan Asta Cita Presiden RI yang diprakarsai DPP Papdesi di Koperasi Desa Merah Putih Bergas Kidul, Kabupaten Semarang, Sabtu 27 Juni 2026. Foto: Ist.
Indeks

Ahmad Luthfi Dorong Desa Jadi Pemasok Utama Program MBG di Jateng

27 Juni 2026
Dosen FAI UMS, Dr. Imron Rosyadi, M.Ag. Foto: Ist.
Gagasan

Dosen FAI UMS Jelaskan Pandangan Muhammadiyah Mengenai Polemik Cadar bagi Muslimah

27 Juni 2026
Suasana malam pembukaan Jateng Fair 2026 di PRPP Semarang, Jumat 26 Juni 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

Targetkan 150 Ribu Pengunjung, Jateng Fair 2026 Resmi Dimulai

27 Juni 2026
Gubernur Ahmad Luthfi membuka Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang, Jumat 26 Juni 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

Ahmad Luthfi Resmi Buka Jateng Fair 2026: Ajang Transformasi dan Inovasi Jawa Tengah

27 Juni 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum